icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua

Bab 9 Membuat Rencana

Jumlah Kata:1340    |    Dirilis Pada: 19/01/2024

y Rea

ur

..

ih, Anteng bang

i ng

a

lirik cepat, saat mendengar

lilinnya gitu," tukasnya kemudia

saha pertama yang aku rintis, dengan menggaet Nurb

ti tahu hal ini. Yang belum baca, ya ...

tku asal, seraya terus fokus pada layar laptop, di mana da

eperti yang aku sebutkan tadi pada di Nyonya Ammar. Hust! D

tahu lagi harus melawan dia kek mana lagi. Tah

nar kek belut. Licin dan banyak banget tipu muslihatnya. Makanya untuk bisa menentukan langkah sel

lilin. Terus lo

e ku

i pun malah tergelak renyah

a. Bahkan untuk beberapa orang, lebih memilih tidak punya

tuh lilin, tapi butuhnya ku

kerja hari ini? Lagi libu

i sudah kelar. Ternyata m

la itu diliburkan dada

osip yang lagi hwat itu. Ag

n buta tentang dunia perghibahan. Soalnya setahu ak

. Makanya waktu itu, dia sempat debat dengan bapak mertuanya yang narsis,

Mak Kanjeng. Tapi lupa halaman

, ya kan? Lagian seperti yang namanya gosip, makin ditanggapi, ya ... makin r

gosip itu sebenarnya. Yang sudah-sudah, gosip ya cuma sekedar gosip aja. Akan

jika orang yang lempeng kek Nurbaeti aja sudah t

ti itu karena gosip terhadapku makin panas. Apalagi, setelah ke

l gak tahu apa-apa. Gak mikirin mental orang yang mungkin saja sebenarnya rapuh. Bahkan secuek a

nya hanya menghin

cuma gos

sip. Emang lo

n, beberapa hari lalu lo juga nanya-nanya soal d

sok-besok gue gak kirim coklat lagi, ah. Kirim

aja. Mana ada gue tertarik sama Duda.

sa? Sia

Duh mulut, kenapa kau

u nama jadi bisnis man. Cem di wp-wp gitu. Aksa apa lengka

ar? Kamu ... tahu

arena selempeng apapun dia, wanita yang kini tengah hamil muda itu tetap ketur

ya itu nama pria yang lagi

gak orangnya?" Nu

Hot banget lagi

rki? Maksud kam

di bawa-baw

i turki, ya kan? Kalau dia dari indonesia, harusn

eraya mendesah lelah. Menanggapi Nur

da ilang separo. Aku sama Intan aja, harus punya kesabaran tingkat dewa kalau ngomon

udah kosong aja." Dinar pun menyerah, kemudian meninggalkan N

Padahal, kan gue ngomong fakta, Nur?" Nyonya Ammar mengalih

emang menggemaskan. Karena kadang, aku pun sering

an tersendiri. Karena kepolosan Nur ini bisa membuatku t

a pikirnya yang simpel itu kadang bikin aku ngakak gak jelas. G

n mikir. Dah, makan donat lagi sana! Gue denger anak dapur bikin

e sikat. Soalnya, gue gak mau menyajikan makanan, yang belum pernah

n lupa

milik toko ini. Tapi kalau soal gares menggares, dia aku

pake kartu ajaib laki gue,

i mertua lo nyariin." Aku mengingatkan jadwal p

au istrinya masih di toko meski belum masuk maghrib. Po

ku iyain aja, saat Ammar memintaku dan orang-

ue balik ya, Nur." Nyo

..

ulang, ya? Jangan

ya

ya? Apapun kata orang diluar sana. Gue sama

, Iyain aja udah, biar anteng. Nurbaeti pun akhirnya pami

, dia itu kek

tap layar laptop, yang sedang menam

terpampang di sana, bukannya wajah Pak Aksa yang aku ke

si Papah it

memutuskan menghubungi pria itu, ag

sahut pria itu, pada dering k

nih? Dia ... nunggu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua
Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua
“Sebelumnya hidupku baik-baik saja. Aman, tentram, damai dan terkendali. Meskipun aku bekerja sebagai publik figur di dunia entertainment. Tetapi aku tidak pernah mencari sensasi agar viral, atau pun terkena gosip miring hingga menjadi headline di akun lambe-lambean. Hingga akhirnya aku bertemu dengan Thalita Eugenie Alexander. Seorang gadis cilik yang tiba-tiba menarikku ke meja kasir dan ingin membeliku. Lah, dia kira aku ciki atau permen kapas? Seenaknya saja mau dibeli. Namun, berawal dari kejadian itu, hidupku pun mulai kacau setelahnya. Kehadiran Tita dan ayahnya, Aksa Malvino Alexander, si duren sawit berbuntut dua. Perlahan membuat aku mendadak virall. Apalagi, dengan status si duda yang ternyata bukan orang biasa. Makin menjadi saja gosip yang menimpaku setiap harinya. Membuat aku muak, dan ingin sekali resign dari dunia entertainment yang kugeluti. Masalah lainnya adalah, si duda selain narsis parah, juga sangat pemaksa sekali. Aku harus ekstra keras memutar otak dalam menolak lamaran gilanya. "Saya heran, kok ada wanita bodoh seperti kamu?" Heh? Maksudnya? "Padahal ada berlian di depan mata. Bukannya diambil dan disimpan, malah di tolak. Waras kamu?" What the hell! "Saya juga heran sama Bapak. Sudah tahu ditolak, masih aja gigih maksa. Kayak gak ada cewek lain aja diluaran sana. Kenapa? Situ kurang laku, ya?" Nah, emang enak dibalikin? Lo jual, gue borong, Bang!”