icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang

Bab 3 3

Jumlah Kata:1170    |    Dirilis Pada: 09/01/2024

erlarian didalam rumah hingga menimbulkan suara gaduh. Ibunya yang

tanya remaja it

elihat pakaian anaknya. Sampai tidak menjawab pert

? Itu kenapa merah semua

dengan tergesa-ge

a banyak waktu,

tika ibunya tidak memberi

angan kerjanya

ya. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja.

l Devan denga

ya, tanpa mengetuk pintu terlebih dulu

nya ayahnya d

an putranya itu. Namun, lel

celakaan," u

sibuk mengamati d

memberitahu Papa?" tan

s dioperasi, Pa. Ayah dan Bunda tid

a, Pah. De

nya penuh harap. Sement

g yang kamu butuhk

endengar pertanyaan ayahnya. Rema

uluh ju

ekali ayahnya bisa me

ka memberikan uang itu kepadamu

aksud

u. Bukankah ayahnya adalah seorang pengusaha sukses. Bahkan Devan tahu

tu bukanlah uang y

mennya. Ia menatap waja

secara cuma-cuma." Himawan me

van akan mengembalikannya!" uca

hanya disambut dengan kek

u menuruti semua perintah Papa. Bukan hanya

sampai kesembuhan temanmu itu

engar penuturan ayahnya membuat harapan Devan kian bertambah be

Pa? Katakan saja, Devan akan

alam benaknya saat ini, yang terpenting

ni surat per

nyak berpikir panjang, Devan segera membubuhkan tanda tangannya. Remaja itu jug

, ketika melihat putranya menanda

ah,

hkan map itu

asi pakaianmu. Akan ada yang m

ayahnya. Pasalnya ayahnya sudah berjanji akan memberikan u

mah sakit sahabatmu itu. Sekarang

mu sekitar s

e

an bagaikan sebuah puk

yang dijawab dengan angg

uruti semua perintah Papa. Kamu juga su

meskipun kamu membacanya. Sekarang kamu tidak bisa lagi u

g masih mematung. Ketika berada diamban

tidak banyak. Ingat ... kese

na. Meninggalkan putranya dala

? Kenapa Papa begi

a isi map yang ditanda tanganinya. Remaja itu tidak menyangka

akit. Devan harus pergi jauh. Meningg

ya bergetar karena tangisannya. Tubuhnya luruh kel

mpahkan segala kesedi

il ibunya deng

nnya, untuk menyentuh bah

n ini sama Devan, Ma?" tan

umah sakit. Dia pasti kesakitan disana. Tapi k

setelah Ara sadar? Supaya

anya dengan gadis bernama Ara itu tidak terpisahkan. S

embuat remaja itu sulit dikendalikan. Oleh karena itu, Himawan mengg

esempatan bertemu dengan Ara. Kamu

buah saran kepada put

a, Ma?" tanya Dev

m sambil mengaca

perti ini aja masih gak ngerti j

uliskan surat untuk Ara. Nanti biar Mama

an pun mengangguk dengan semangat. Tap

agi?" tany

n harus be

icara dengan

ang kamu mandi, habis itu buat suratnya secepat

, remaja itu segera membersihkan diri. Selesai mandi, Devan seg

. Remaja itu memberitahu Ara tentang kepergiannya keluar negeri.

r. Seperti janjiku padamu. Kita akan pergi ke Pa

t terakhirnya. Remaja itu segera meli

merah muda itu kepada ibunya. Bertepa

bunya sambil menguca

maaf Devan untuk Ara

an pada ibunya. Sundari

ada Papa kalau kamu bisa. Buat Pap

tika melihat pencapaianmu yang luar

gat putranya itu. Berharap Devan tidak

n ayahnya. Sundari melepas kepergian putranya

k. Mama yakin ... kamu pa

~

mbung

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang
Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang
“"Ara! Ara!" panggil pemuda itu dengan suara bergetar. Matanya bahkan sudah berlinangan air mata. Tak peduli banyaknya darah yang mengotori bajunya. Pemuda itu tanpa rasa jijik langsung mendekap tubuh gadis itu kedalam dadanya. "Ara! Bangun Ara! Jangan buat aku takut," ucap pemuda itu disela isak tangisnya. Dibelainya wajah gadis yang dicintainya itu dengan rasa takut. Wajah dengan beberapa noda darah kental yang melekat. Bau anyir pun mulai menyeruak disekitar. Bersamaan dengan banyaknya orang-orang yang mulai mendekat. Pemuda itu tidak mempedulikan sekitarnya. Ia hanya peduli dengan gadis didalam dekapannya. Gadis yang tidak menyahuti panggilannya. Meskipun matanya masih terbuka. Bibirnya pun mengulas senyuman. Walaupun tipis, tapi pemuda itu masih melihatnya dengan jelas. "Ara! Kamu dengar suara aku 'kan?" ucap pemuda itu sekali lagi berusaha untuk memanggil nama gadis itu. Tapi, bukan jawaban yang pemuda itu dapatkan. Karena tubuh gadis itu tiba-tiba lemas. Bersama dengan tertutupnya kedua mata indahnya. "ARA!!!" ~~~ Sebuah kecelakaan yang menimpa Ararya Chandrika Dewi, membuat Devandra Pradipta Atmaja harus membuat sebuah kesepakatan dengan Papanya. Yaitu Himawan, yang mengharuskan Devan meneruskan pendidikannya keluar negeri. Demi menyelamatkan nyawa Ara. Selama tiga tahun Devan terpisah dengan Ara tanpa bisa bertukar kabar berita. Setelah tiga tahun berlalu. Devan kembali dan bertemu dengan Ara lagi. Namun, apa yang terjadi. Ternyata Himawan mempunyai rencana lain untuk Devan. Bagaimanakah kisah cinta Ara dan Devan selanjutnya? Akankah cinta mereka bisa bersatu? Sementara restu orang tua menjadi penghalang cinta mereka.”
1 Bab 1 1.2 Bab 2 23 Bab 3 34 Bab 4 45 Bab 5 56 Bab 6 67 Bab 7 78 Bab 8 89 Bab 9 910 Bab 10 1011 Bab 11 1112 Bab 12 1213 Bab 13 1314 Bab 14 1415 Bab 15 1516 Bab 16 1617 Bab 17 1718 Bab 18 1819 Bab 19 1920 Bab 20 2021 Bab 21 2122 Bab 22 2223 Bab 23 2324 Bab 24 2425 Bab 25 2526 Bab 26 2627 Bab 27 2728 Bab 28 2829 Bab 29 2930 Bab 30 3031 Bab 31 3132 Bab 32 3233 Bab 33 3334 Bab 34 3435 Bab 35 3536 Bab 36 3637 Bab 37 3738 Bab 38 3839 Bab 39 3940 Bab 40 4041 Bab 41 4142 Bab 42 4243 Bab 43 4344 Bab 44 4445 Bab 45 4546 Bab 46 4647 Bab 47 4748 Bab 48 4849 Bab 49 4950 Bab 50 5051 Bab 51 51