icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy

Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy

icon

Bab 1 Ketinggalan Pesawat, Bertemu Gadis Imut

Jumlah Kata:1068    |    Dirilis Pada: 30/12/2023

RU

uda yang mengenakan jaket kulit warna hitam yang b

utkan langkah cepatnya sembari menyeret koper mili

senyum geli lalu berkata, "Selamat siang, Pak. Maaf,

ekarang!" jawab William tak sab

an, Pak. Anda terlambat 15 menit dari panggilan terakhir s

njadwal ulang keberangkatannya menuju New York. Sopir yang mengantarkannya ke bandara juga sudah meluncur meninggalkan tempat

ara Soekarno-Hatta yang sibuk oleh arus penumpang. Dia pun teringat kejadian bertabrakan dengan seorang pemuda ber

i kekar, dia tak sengaja menyenggol seorang gadis ber

gadis itu seraya

tu dengan sepasang lengan kekarnya. Dia senyum-senyum sendiri meliha

er begini, bisa bikin orang benjol!" Dia lalu melanjutkan perjalanannya lagi menuju ke sebuah coffee sh

an harganya di atas konter pemesanan. Dia pun melakukan order, "Car

arista itu sambil menginput pesanan Emmy ke mesin kasir. Di

engan jendela cafe di dalam bandara tersebut. Pria blasteran berbadan besar

tu nabrak-nabrak? Kasihan juga deh sebenernya-" Emmy b

uk mendatangi pria yang tadi menabraknya. "Emm ... maaf, Om. Apa lagi nungg

ndara jadi nggak bawa duit deh!" jawab William lalu dia

ena tadi sudah ditolongin, nggak mesti nyosor lant

wab William yang me

, "Apa mau donat,

. Dia tersenyum melihat gadis yang tak dia ke

Kayak masih teenage gitu penampilannya!' b

liam lalu mengulurkan tangan kanannya. "Kenalan dulu dong, O

tu dan menyeringai geli seraya menjawab, "Will, singkatan dari William Sa

berangnya itu. "Apa aku masih keliatan ABG banget sih? Padahal a

ta, "Silakan pesanannya, Mas, Mbak. Kalau mau nambah orderan bisa

mu berapa sih?" selidik William yang mulai pen

sia berapa?" sahut Emmy seperti layaknya o

igap Emmy menghampiri William lalu menepuk-nepuk punggung pria itu. "Kucariin air putih ya, Om! Bentar-"

.. berasa old banget gue!' batin William sambil

juh, kenapa emang

Emmy pun mencebik lalu memalingkan wajahnya ke kaca jen

ng ngambekan. Hmm!' batin William menilai tempe

biru keunguan lengket itu dari tepi bibir Emmy. Dia menjilat jemarin

rappuccino miliknya. Setelah melirik jam tangan di pergelangan tangan William, dia pun berkata,

kan, William pun menjawab antusi

eb

-imut, cocoklah kalau aku panggil 'Baby',"

dikirain sugar baby-nya, Om Will pula!" prot

adak seperti merasa punya keponakan baru dan harus ekstra sabar momong bocah. Sis

ng bareng!" ajak Emmy menyunggingkan senyum be

Bandara Soekarno-Hatta. William yang biasanya tinggal perintah ini itu harus rela mencarikan taks

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy
Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy
“Bacaan khusus dewasa! William Samsons MacRay, arsitek ternama yang nampaknya memiliki masalah tentang melakukan segalanya tepat waktu. Dia seorang pria matang, 37 tahun yang telat nikah karena sibuk membuat bangunan arsitektur menakjubkan di berbagai belahan dunia. Namun, kali ini kejadian naas ketika dia dicopet dompetnya serta ketinggalan pesawat di bandara justru mempertemukan Will dengan Emmy Estelia Setiawan. Gadis imut berusia 22 tahun itu baru saja pulang ke Jakarta usai menyelesaikan pendidikan arsitekturnya di Harvard University. Dia membelikan Will secangkir kopi dan juga mengantar pulang pria matang itu dengan taksi bandara. Siapa sangka, Will adalah pemilik Fame Palette Artisans Co, tempat yang menerima Emmy bekerja via email saat masih di Amerika Serikat? Baru kali ini William merasa begitu tertarik dengan seorang gadis, dia membuat Emmy selalu bersamanya ke mana pun dia pergi bekerja di seluruh dunia; Berlin, Dublin, Maroko, Praha, Rotterdam, dll. Mereka pun menjadi sangat dekat sehingga memiliki hubungan spesial sugar daddy dan sugar babynya. Ketika benih-benih cinta itu tumbuh, orang tua Will malah menjodohkannya dengan Vanessa, puteri kolega mereka agar dia segera menikah. Beranikah William tetap memperjuangkan cintanya untuk gadis imut kesayangannya ataukah dia mencoba bersikap logis dan memupus hubungan berbeda usia yang jauh itu?”