“Rehan Putra Narendra (17th) Ia duduk di bangku SMA kelas 11, ia anak yang cuek dan pendiam. Namun sebuah kejadian membuat dirinya menjadi remaja yang mudah marah dan emosional. Ia yang pendiam, dipaksa mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang ketua klan. Di usianya yang masih remaja, ia dipaksa menikah dengan teman sekelasnya, sialnya adalah musuh bebuyutannya.”