“"Sejak hari kamu membawaku ke dalam keluarga ini, kamu seharusnya tahu bahwa kembalinya aku akan membawa malapetaka bagi kalian semua. " Jiang Shiqi benar-benar terkesima. Egosentrisme dan keegoisan mencapai puncaknya pada masa kejayaan Kekaisaran Ming. Dia tidak punya keraguan untuk menghabisi orang-orang yang menghalangi jalannya menuju kekayaan dan kehormatan, dia adalah pria yang tidak mengetahui konsep rasa bersalah. Jiang Shiqi hanya tertawa terbahak-bahak. Dia menatap Xuan Ming dengan mata dinginnya yang membuat tulang nya bergetar. .... "Jiang Shiqi, ini adalah kesempatan terakhirmu. Apakah kamu yakin tidak mau?" "Apa yang salah? Apakah kamu memiliki perasaan padaku sekarang ? Jangan bilang kamu akan meninggalkan selirmu dan kabur bersamaku." Xuan Ming mengencangkan cengkeramannya di pergelangan tangannya, kekuatannya hampir mampu mematahkannya Braaakkk Suara pintu didobrak paksa tidak memecahkan ketegangan di ruangan ini. Sejak usia empat belas tahun, Xuan Ming sering berperang bersama ayahnya, kaisar agung Kerajaan Ming. Dia adalah anak yang paling kejam juga bengis di antara ketujuh saudaranya. "Orang yang kejam tidak pantas menerima kebaikan siapa pun," kata Jiang Shiqi dengan tegas. "Jangan pernah mengharapkan cinta dari pria jahat dan kejam ini. Ingatlah ini dalam pikiranmu- 'Kamu tidak akan pernah menghangatkan tempat tidurku.' Ingatlah malam pernikahan yang mengesankan ini." "Sebaiknya segera menulis surat perceraian untukku, Dan aku akan sepenuhnya menghilang dari hidupmu"”