“Sudah jatuh tertimpa tangga, nasib sial menghampiri Naladhira. Baru saja kedua kakinya melangkah keluar dari ruangan dokter kandungan, mendadak menerima kabar bahwa suami tercinta –Theodore, mengalami kecelakaan. Hari-hari yang dilewati Nala tidak mudah, sebab kandungannya mengalami masalah serius, ditambah sang suami sama sekali tidak mengingat apapun tentang dirinya. Nala hidup layaknya orang asing. Diacuhkan, tidak mendapat sedikitpun perhatian dan kasih sayang dari sang suami. Masalah datang bertubi-tubi menghantam pernikahannya. Setiap jam, menit serta detik dipenuhi tetesan air mata. Nala berjuang seorang diri melindungi dan mempertahankan pernikahannya, yakin suatu hari nanti kebahagiaan pasti datang.”