icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Melahirkan Anak Bos Killer

Bab 4 Tidak Sadarkan Diri

Jumlah Kata:699    |    Dirilis Pada: 22/09/2023

🏵️

u. Sarah itu kakak ipar kamu walaupun usianya lebih muda."

k, anak ingusan. Aku tetap nggak suka

yang akan memberikan penerus untuk keluarga ini. Lagi pun, dia juga pilihan

bunya menunjukkan rasa suka terhadap Sarah. Sementara Jessy menunjukkan senyum kemenangan. Dia yakin kal

ra Sarah saat ini kembali menangisi apa yang baru terjadi terhadap dirinya. Sebelumnya, d

🏵️

pa yang dibutuhkan ayah dan ibunya. Berkat prestasi yang dia raih saat duduk di bangku sekolah

ereka bahkan sangat berterima kasih karena sang putri tercinta dengan ikhla

ua yang sangat dia cintai. Itu yang dia lakukan hingga kini harus men

termasuk belia, tetapi harus memenuhi kehendaknya. Apa yang dialami

u mengetuk pintu kamar mandi

mar mandi. Dia tidak turut menikmati sarapan bersama keluarga barun

iak memanggil nama istrinya itu sambil m

lit untuk dibendung. Dia mencoba meraih handuk setelah mendengar suara suam

pintu sambil memanggil nama istrinya. "Sarah! Suara apa itu? Buka pintunya!" Laki-laki

amar mandi. Dia bahkan tidak mendengar sahutan dari dalam. Dia makin kesal

keras berwarna cokelat muda itu pun akhirnya terbuka. Dia sangat terkejut

kesal. Dia pun segera meraih handuk lalu menutupi t

idak memberikan kesempatan kepadanya untuk istirahat sebelum kembali melakukan tugas suami ist

ok-gosok telapak tangan Sarah.

ngerepotin. Bangun!" Dia mengg

os. Kenapa, sih, harus pingsan saat mandi? Benar-benar mengundang

. Dia pun melakukan apa yang dia pikirkan. Tidak menunggu lama, Sarah t

Wisnu menghardik Sarah setelah

akangi Wisnu. Dia tidak pernah menyangka bahwa janji yang telah

=====

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Melahirkan Anak Bos Killer
Melahirkan Anak Bos Killer
“Sarah Adelia terpaksa memenuhi permintaan Wisnu Pratama menjadi istrinya karena sebuah janji. Sarah harus bersedia melahirkan anak untuk Wisnu demi menyelamatkan sang ayah yang sedang berjuang hidup karena kecelakaan nahas. Setelah Sarah resmi menjadi istri Wisnu, wanita itu selalu mendapatkan perlakuan kasar. Ternyata Wisnu belum mampu melupakan bayangan masa lalunya. Apa yang Wisnu harapkan, akhirnya menjadi kenyataan. Sarah pun melahirkan anak laki-laki yang telah lama dinantikan. Ternyata setelah sang anak lahir, dokter menyatakan Sarah tidak sadarkan diri karena koma. Mampukah Sarah melewati masa-masa sulit itu? Apakah dirinya akan tetap bertahan untuk melanjutkan hidup atau pergi untuk selamanya meninggalkan penderitaan?”
1 Bab 1 Perjanjian2 Bab 2 Penyerahan Diri 3 Bab 3 Pasrah4 Bab 4 Tidak Sadarkan Diri 5 Bab 5 Berusaha Kuat 6 Bab 6 Terkejut 7 Bab 7 Kesal8 Bab 8 Masa Lalu 9 Bab 9 Pura-Pura Tegar10 Bab 10 Pertemuan 11 Bab 11 Lelaki Lain 12 Bab 12 Tindakan Aneh 13 Bab 13 Pamit14 Bab 14 Pergi15 Bab 15 Mual16 Bab 16 Positif Hamil 17 Bab 17 Kembali Bertemu 18 Bab 18 Cemburu 19 Bab 19 Perasaan Aneh 20 Bab 20 Berdebat21 Bab 21 Mulai Perhatian 22 Bab 22 Terharu23 Bab 23 Menghindar 24 Bab 24 Makin Perhatian 25 Bab 25 Cinta dalam Diam 26 Bab 26 Khawatir 27 Bab 27 Merasa Terganggu 28 Bab 28 Kebenaran 29 Bab 29 Menikmati30 Bab 30 Cemburu31 Bab 31 Terkejut 32 Bab 32 Menyerah 33 Bab 33 Kecewa34 Bab 34 Tidak Sadarkan Diri 35 Bab 35 Berdebat 36 Bab 36 Keinginan 37 Bab 37 Memohon 38 Bab 38 Koma39 Bab 39 Buah Hati 40 Bab 40 Masih Koma41 Bab 41 Menyesal42 Bab 42 Mengingat Kesalahan 43 Bab 43 Kenyataan 44 Bab 44 Terpendam 45 Bab 45 Tetap Semangat 46 Bab 46 Sadar47 Bab 47 Salah Paham 48 Bab 48 Canggung 49 Bab 49 Kemesraan 50 Bab 50 Terharu51 Bab 51 Keinginan 52 Bab 52 Kebenaran 53 Bab 53 Kejujuran 54 Bab 54 Terkejut 55 Bab 55 Mengetahui Kenyataan 56 Bab 56 Panik57 Bab 57 Pura-pura Pingsan 58 Bab 58 Makna Cinta