icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Give Me Your Heart

Give Me Your Heart

Penulis: nilaneiill
icon

Bab 1 Prolog

Jumlah Kata:345    |    Dirilis Pada: 14/09/2023

enang menerpa wajahku, bahk

ayahmu untuk memilih bah

ucintai ini Nampak menumpuk di kedua bola mata bunda. Bunda mengelus lembut rambutku dengan penuh kasih saying

isak tangis ku. Tanpa sadar aku mengge

a tak bisa dipaksakan, buka

rkataan bunda. Aku sudah menc

hanya ingin memlikinya. Kamu ha

nda pikiran bunda salah. Ak

" selaku m

u ingin berkata bahwa

ari manisku. Saat ini, cincin itu sudah ingin lepas dari jariku.

ncintainya, buat dia

bagai cara agar dia melihatku

rti bunda dan ayah"lanjutku dengan senyuman manis

ngin kamu mendapatkan lelaki yang mencintai dan memperjuangkanmu.

aku sendu d

n membuatn

uk, itu mema

ng dicintainya. Kamu tahu dengan siapa dia

ankan bahkan membuat sahabat dan teman terdekatku memusuhiku. Aku meanatap bunda denga

ng yang ada disekitarku. Bahkan ayah dan kak Adr

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Give Me Your Heart
Give Me Your Heart
“Bukankah setiap orang berhak untuk mencintai dan dicintai. Setiap orang pun berhak memperjuangkan cintanya. Sama yang seperti yang kulakukan, aku mencintaimu dan menginginkanmu. Aku sudah memperjuangkan cintaku untukmu. Pada akhirnya aku sanggup membawamu bersanding menjadi pendamping hidupku. Tapi tak sekalipun kamu menoleh dan menganggapku ada. Setiap rasa cinta yang telah kucurahkan. Setiap perhatian yang telah kuberikan. Tetap tak bisa membuatmu menatapku walau sekilas saja. Kamu begitu dingin, tak pernah melihatku, menyapaku bahkan kau tak pernah menghapus setiap tetesan air mata yang jatuh akibat tindakkanmu, bahkan kau tak pernah menyentuhku layaknya istri. Sayang,aku tak butuh tubuhmu. Aku butuh hatimu. Lihatlah pengorbananku, bahkan aku merampasmu dari sahabatku sendiri. Beri aku sedikit ruang dihatimu. Haruskah aku pergi dulu dari hidupmu maka kau bisa melihat ketulusan cintaku. Apa kau ingin menguji kesabaranku,sampai kapan aku bisa bertahan disamping dan menghadapi dinginnya hatimu. Andrea keyne Halim”