icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Warna Warna Mirna

Warna Warna Mirna

Penulis: Dimarifa Dy
icon

Bab 1 Prolog

Jumlah Kata:532    |    Dirilis Pada: 11/09/2023

rakhir pada kekacauan. Untuk mendapatkan hal terbaik, kata orang, kita haru

Gadis itu sering merasa mimpi-mimpinya bers

menceritakannya," kat

tak bisa diwujudkan. Atau harapan yang ent

kelilingnya. Ada banyak bunga liar yang yang

musim bunga." Gadi

suka bikin klasifikasi teman-temannya berdasarkan warna kesukaan mereka. Jika saat remaja teman-temannya lebih percaya ramalan zodiak, atau saat dia be

bisa berdamai den

ita, sambil membelai si bungsu y

uri raja dan cantik jelita."

liat mawar warna kunin

Umak per

Sudah ay

ah dan Mawar Pu

a jadi

, terdengar suara air dialirkan, gadis umur

tak membas

yang sudah tidur langsung diangkat sang ibu,

ebal?" Emma melihat ibunya, dengan

au sudah p

gambar mickey mouse ya.

dia ucapkan, bocah kecil umur enam tah

di sini," kata Mirna, "A

un karet. Jarak rumah ke tet

Ibunya men

Mak tidak jadi mawar kuning saja. Mak

ada ja

Mawar Kuning. Mawar warna ku

lah memejamkan mata. Mengira ibunya telah tidur,

mampu mengubahnya menjadi menyenangkan untuknya juga. Dia tidak menyesali membaca Cinderella. Tidak sem

adis itu masih

ngat banyak hal. Banyak hal yang tidak dapat dihindarinya, bertumpuk menyesaki dada kecilnya, banyak h

dut matanya mengalir airmata. Wanita muda yang sebagi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Warna Warna Mirna
Warna Warna Mirna
“Mirna yang tumbuh di tengah hutan karet dan kegilaan ibunya, memercayai dia bisa hidup sendirian di dunia ini. Tapi tidak ada yang bisa menolak tadir. Erlangga siswa cemerlang dari sekolahnya, menemukan gadis itu seperti sebuah sihir. Ini bukan cerita sekolahan, btw. Bisakah Mirna mewujudkan impiannya, tidak akan menikah dan tidak mau jatuh cinta. Bagaimana juga kehidupan Erlangga setelah dipermalukan gadis itu. Ikutin yuk kisahnya, penuh drama, kesedihan dan sedikit mistis!”