icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

TALAK SETELAH AKAD

Bab 5 TANPA JEDA

Jumlah Kata:1381    |    Dirilis Pada: 10/09/2023

punya

Seolah, dia manusia paling mulia. Tanpa ragu, aku mendekatinya dengan langkah tegas.

hingga berani menghamili seorang gadis lalu lepas tanggungjawab begitu saja. Katanya kelu

wanita

ak ibu untuk bersikap sebagai pria yang berani

par pot itu ke sembarang arah. Aku tetap berdiri tanpa rasa t

mu dihamili oleh laki-laki lain dan meminta putraku bertanggungj

ya meski dia tidak memiliki harta. Ayo, Bu! Misk

adam, wanita itu menghentakkan kakinya masuk ke dalam rumah. Suara pintu ditutup begitu sangat kasar. Luar biasa hati manusia yang tert

ngkan ketulusan dan welas asih pemiliknya. Namun rupanya tidak sama sekali. Perlahan kukembalikan tanah itu ke dalam potnya beserta bunganya. Seti

rkanku. Aku cukup terkejut. Rupanya

bisa jalan kaki," ucapku sembari membuang

, Mbak. Kita

Allah untuk hambaNYA yang berdosa ini. Setelah sam

laikum, Wak

toko, malah kamu datangi rumah keponakanku! Tadi kakakku t

ir jernih sekarang. Aku takut nanti jadi kasar s

di depannya dan menimpali ucapannya. Aku tak peduli, jika setelah ini, wanita itu kembali memukuliku dan m

emberikannya, begitu manis tutur katanya dan caranya memperlakukanku. Aku yang tak pernah lagi mendapatkan kasih sayang ayahku sejak usia tujuh tahun, menjadi pribadi yang

n saja j

nggema di telingaku da

emakin hancur karena janin

erasakan kebahagiaan yang sesungguhnya? Semua palsu. Cinta yang ditawarkan Badai itu dusta. Tak ada yang benar-benar

rasa sakitnya. Aku bahkan ingin muntah karena perbuatan gilaku. Oh perihnya takdir ini. And

gur," desisku sendirian, diselimuti kebe

Sebelum kami berpisah, dia memberiku nomornya

. Ini saya, yang barusan bapa

kumussalam. Gimana?

li buah nanas? Pilihkan yang

gku. Sebab aku butuh buah itu secepatnya. Konon, aku pernah mendengar, buah nanas muda a

kan,

ak!" jawabnya t

h, ya, Pak. Saya tunggu di depan," sa

tanah gersang ini. Andai aku bisa memilih takdir menjadi daun kering, terhempas jatuh oleh angin lalu hancur bersama tanah. Itu sepertinya jauh lebih baik daripada menanggung malu tak terper

an uang seratus ribu. Aku meraih sepuluh buah nanas muda yan

akan kembali masuk. Aku menoleh deng

ita, kita punya Allah yang Maha Besar. AllahuAkbar. Jangan ikuti bisikan syetan yang menjerumuskan, y

enar. Tapi ... janin ini akan lahir tanpa ayah. Bagaimana aku bisa menghidupinya sendirian dengan kondisi seburuk sekarang? Aku di sini tidak dip

u dengan langkah sangat cepat, aku bergegas ke kamar. Aku kembali

ain k

a terdengar menggemerincing di lantai. Alis Wak

k ... Ar

lahir selamat, gak nyangkut-nyangkut," ocehnya membuka kulkas yang berada di sampingku. Ia mengambil apel merah yang

rjalan setengah berlari kembali ke kamar takut-takut ada yang melihat. Setelah sepuluh buah nanas kukupas dan ku

nin di perutmu

i, Kinarsih. Ki

mbawa sial! Ta

t seolah-olah setelah masuk ke dalam perutku, berharap janin itu keluar begitu saja. Meski aku harus berdarah-darah, aku tidak peduli. Beberapa kali aku tersedak, aku kembali menarik napas dan mengunyah sebanyak yang m

muntah. Aku memuntahkannya dan rasanya sangat sakit. Aku tidak menyerah, kembali aku mengambil potongan yang lain, kukunyah dengan lebih cepat dan kali ini rasanya perutku seperti dililit dan diremas secara

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
TALAK SETELAH AKAD
TALAK SETELAH AKAD
“Menikah dan hidup bersama sampai akhir hayat adalah impian setiap wanita. Namun, semua itu pupus oleh sebuah keputusan yang sangat mengejutkan. Kinarsih menjadi janda di malam akad pernikahannya. Sebuah awal yang membuat hidupnya terus membawa noda. Doa-doa dendamnya yang selalu dilangitkan membawa karma pada hidup Badai_ mantan suaminya. Mampukah Rian Si Playboy meluluhkan hati batu Kinarsih? Bagaimana mereka akan menemukan hati yang damai? Akankah kebahagiaan bisa direguk bersama? Mungkinkah Badai dan Kinarsih kembali rujuk? Yuk ikuti kisahnya sampai selesai ya Sobat😇”
1 Bab 1 TIDAK BERTUAH2 Bab 2 PERIH3 Bab 3 MENGGILA4 Bab 4 TAK BERPERASAAN5 Bab 5 TANPA JEDA6 Bab 6 TERPESONA7 Bab 7 BISIK HATI8 Bab 8 GUNCANGAN HATI9 Bab 9 LELAH MENAHAN BEBAN10 Bab 10 TAK BERDAYA11 Bab 11 RAYUAN12 Bab 12 TERASA PANAS13 Bab 13 KEBERANIAN14 Bab 14 KEBINGUNGAN15 Bab 15 MEMEKIK16 Bab 16 CITRA BURUK17 Bab 17 JATUH18 Bab 18 JAHANNAM19 Bab 19 DIAM SAJA20 Bab 20 BERMAIN21 Bab 21 SEBUAH KERTAS22 Bab 22 MENUSUK23 Bab 23 DARAH24 Bab 24 TEKAD BULAT25 Bab 25 SENDIRIAN26 Bab 26 ALIRAN DARAH27 Bab 27 PENUH KEDENGKIAN28 Bab 28 SAPA LEMBUT29 Bab 29 PUCAT BASI30 Bab 30 WANITA HEBAT31 Bab 31 MEMIKIRKAN SESUATU32 Bab 32 MEMEKIK33 Bab 33 SESAKIT ITUKAH 34 Bab 34 AMBIL SEMUANYA35 Bab 35 MEMEKAK TELINGA36 Bab 36 DITALAK SETELAH AKAD37 Bab 37 BAYANGAN WAJAH38 Bab 38 SANGAT KEJAM39 Bab 39 JANJI40 Bab 40 DITUNDA41 Bab 41 PINGGIR JALAN42 Bab 42 EKSPRESI43 Bab 43 DIHEMPAS44 Bab 44 MENGERING45 Bab 45 TAHU DIRI46 Bab 46 MATREALISTIS47 Bab 47 KOKOH48 Bab 48 CINTA YANG LAIN49 Bab 49 BAWALAH50 Bab 50 HUKUMAN BESAR51 Bab 51 SERANGAN52 Bab 52 MENGGERUTU53 Bab 53 FITNAH54 Bab 54 TAMPARAN55 Bab 55 TANPA SELA56 Bab 56 Ooh ANAKKU57 Bab 57 BAGAIMANA 58 Bab 58 DIUSIR59 Bab 59 MENGHADANG60 Bab 60 TERIMAKASIH61 Bab 61 MAAFKANLAH62 Bab 62 BERKACA-KACA63 Bab 63 TERSENYUM64 Bab 64 TAWARAN65 Bab 65 ENDING