icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Fate of A Wallflower

Bab 9 Angan-Angan sang Ibu

Jumlah Kata:1745    |    Dirilis Pada: 04/08/2023

unafik mereka benar-benar membuatku terlihat seperti orang su

sangat kesal soal itu? Lagipula bagian yang mereka ambil hanya seperdelapan da

perjuangan panjang yang begitu melelahkan. Mana mungkin aku rela m

n berliku untuk bertahan hidup. Sebagai putra tidak sah seorang mar

nya di kalangan kerabat dan kolega. Begitu Marchioness Mary mengetahui suaminya punya seorang anak tidak sah, kunj

erparah lagi dengan gaya hidup ibunya yang glamour, kebiasaan yang sudah dia rintis sejak bekerja di dunia hibu

ta ini sudah berteman sejak masih sama-sama m

rampas gajiku sebagai kuli angkut hanya

tentang aku, Teman? Padahal banyak hal baik yang

baikan yang Kau lakukan di dunia ini,

n api waktu itu, Kau pasti sudah hangus terbakar dan tida

rnah dialaminya di jalanan. Waktu itu dia masih delapan tahun dan bertugas menj

kaian necis yang duduk tak jauh darinya, akhirnya David terhuyung, hampir terjatuh ke dalam perapian besar yang sedang berkobar itu. Kala

tadi akhirnya menoleh, dan sesuai dugaan David sejak awal, pria itu memang

n pahit itu lagi?", Jacob menggigit sebatang ra

h David sembari menyandarkan pundaknya yang letih, "Bagaiman

sekejap, sakit sebentar lagi,

ya ke London? Kau boleh memi

kiamat. Katanya, dokter itu hanya kaki- tangan iblis untuk mengeruk keuntunga

ibumu lucu s

urus itu sangat alergi dengan ilmu modern. Menurutnya, pengetahuan kuno adalah yang terbaik, ma

usive meninggal karena berkelahi dengan teman-teman pemabuk-nya di sebuah bar. Padahal kehidupan bagi

n ibu walaupun lebih disebabkan rasa cemas oleh pisau be

h tanpa pereda nyeri, kadang mereka juga memberi suntikan morfin dalam jumlah berlebihan unt

angkan luka batin, aku pasti akan memaka

ku kau harus kuat menghadapi kenyataan, Jake. Buat a

sanya punya Ayah yang tidak berguna. Ayah yang

lihat sang ayah memukuli ibunya. Tak cukup sampai disitu, pria beringas itu juga mulai memukuli anaknya jika dia merasa terganggu dengan

tu dia menyaksikan pria itu memukuli ibu kandungnya namun d

ama sakit hati terhadap sosok ayah, mer

, makan dulu", Alice, ibunya David yang masih tampak muda da

g kerja David, memutus nostalgia yang s

yang masuk dengan make up tebal dan dress yan

a ibu ingin pergi ke suatu tempat makanya tampi

an riasan wajah yang menarik meski hanya di rumah? Aku ingin cantik walau han

saja", balas David, terl

ebal dan gaun satin mewah, yang terkadang membuat David risih. Namun dia tidak tega pula memaksa beliau meningga

tetap membiarkan ibumu ini makan

n saja bersama kami pagi ini", tawarnya pada Jacob yang

n tua itu sudah berpesan padaku tadi pagi agar makan

ggaplah seperti rumahmu sendiri", bujuk

Alice yang gigih membuat dia luluh. Akhirnya

juga sudah dekat dengan Alice. Terkadang Alice beranggapan

ak kembar dengan pria yang dia cintai. Tetapi jalan takdir tidak ada yang tahu,

sedang menunggu A

a puluhan tahun untuk Alice tiba-tiba menginte

mari supaya makan bersama kit

Alice yang naif, Lucy adalah jodoh terbaik yang bisa dikirimkan Tuhan untuk David. Jika tidak, bagaimana

man, tak perlu buru-buru menemui Lucy", tegur

Lucy menunggu lama? Kita harus menunjukkan etika yang bagus seba

buat dia semakin merendahkanmu. Kalau ibu suka, aku bisa menc

dulu ya, ibu mau ke depan menemui Lucy", Alic

erbuat sekehendak hatinya. Setelah itu dia melanjutkan

mu dengan David. Tunangannya selalu sibuk dengan bisnisnya, sehingga waktu kencan mereka terbilang sedikit

ah lama menu

lana. Dia segera menatap Alice yang baru tiba, seulas se

ampilan menor ini yang datang menemui dia, namun rasa

pan terlebih lagi segurat senyuman manis meng

kang dan makan bersama kami?", tanya A

saya ingin Anda makan lebih banyak supaya tubuh Anda sehat",

dan baik hati. Andai aku bisa punya putri seperti

Bagaimana mungkin perempuan rendahan seperti Alice pantas menjadi ibunya? Dengan ge

di oleh seorang pria yang diam-diam berdiri di seberang

kedatangan saya kemari in

nnya waktu kutinggal tadi. Tapi Nak, kenapa Kau ingin bertemu denga

ikan Ma'am" Sahutnya jengah lantara

dalam diam itu pun keluar da

ng ingin Kau bicara

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Fate of A Wallflower
The Fate of A Wallflower
“"Karena Kau sudah jatuh dalam genggamanku, jangan pernah bermimpi Kau bisa lepas dariku." Suara itu berbisik dingin bagai bunyi kematian dari lubang neraka. Pada saat ini, tahulah Anna kalau dia telah terperangkap dalam masalah besar. Lalu kesadarannya pun lumpuh, dan dia jatuh dalam dunia mimpi tak terbatas. Lady Annabelle Hardy ada dalam masalah besar. Tunangannya memutuskan hubungan mereka secara sepihak dan lebih memilih adik tirinya yang ceria. Ibu tirinya, Viscountess Sophie sedang berusaha menguasai harta ayahnya dan kini Lady Anna juga harus terjebak dalam skenario pembunuhan oleh sang ibu. Bagaimana kisah perjalanan Lady Anna dalam menyelesaikan konflik yang dihadapinya? ikuti terus kisah yang berlatar di Inggris pada abad ke-18 ini.”
1 Bab 1 A Miserable Lady2 Bab 2 Unexpected Guest3 Bab 3 Marquess yang Sekarat4 Bab 4 Wasiat Terakhir5 Bab 5 Gadis yang tidak diundang6 Bab 6 Jatuh dalam kehampaan7 Bab 7 Pendatang Baru8 Bab 8 Sang Mentari di musim dingin9 Bab 9 Angan-Angan sang Ibu10 Bab 10 Penolakan David11 Bab 11 Keputusan Baron12 Bab 12 Api Dalam Sekam13 Bab 13 Siasat14 Bab 14 Baroness Emma15 Bab 15 Curiosity16 Bab 16 Replacement17 Bab 17 Rahasia George18 Bab 18 Teasing Lucy19 Bab 19 Encounter20 Bab 20 Enchanted21 Bab 21 Entrapment22 Bab 22 Engagement23 Bab 23 Nostalgia24 Bab 24 Amarah25 Bab 25 Accident26 Bab 26 A comrade27 Bab 27 Insight Baru28 Bab 28 Escaped29 Bab 29 A Cold Marriage30 Bab 30 Sejarah yang Terulang31 Bab 31 Pertemuan Kembali32 Bab 32 The Wallflower33 Bab 33 Sahabat34 Bab 34 In Your Eyes35 Bab 35 There is no turning back36 Bab 36 Takdir37 Bab 37 Pembalasan38 Bab 38 Marquess Baru39 Bab 39 The Ball40 Bab 40 Suddenly Engaged41 Bab 41 Celah42 Bab 42 Retak43 Bab 43 Pengkhianatan44 Bab 44 Que Sera Sera45 Bab 45 Pertemuan Yang Haru46 Bab 46 Mengundang Benci47 Bab 47 Kemalangan yang tak usai48 Bab 48 Bukan Pelayan Biasa49 Bab 49 Teman Bicara50 Bab 50 Kalut51 Bab 51 Bertemu Rival52 Bab 52 Rubah Licik Bertopeng53 Bab 53 Ke London54 Bab 54 Sudah Lama Kenal55 Bab 55 Kericuhan di Pesta56 Bab 56 Tak Bisa Lari dari C57 Bab 57 Terjerat Rasa58 Bab 58 Clueless59 Bab 59 Heartless60 Bab 60 Lifeless61 Bab 61 Duel Maut62 Bab 62 Permintaan63 Bab 63 Epilog