icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gairah Liar Nayla

Bab 4 Part 4

Jumlah Kata:843    |    Dirilis Pada: 30/07/2023

u – ibu yang mulai berdatangan membeli sayur di mang Yono pun menoleh. Pak Urip yang sedang me

ayla... Pergii !!! Pergiii !!!" Ucap Mang Yono sambil

i ibu – ibu yang sedang membeli sayur mang Yono. Ia mendengar ibu – ibu itu membi

h serem deh, pokoknya makasih banget yah pak" Ucap Nayla merasa lega karena

am mukanya biar dia sadar siapa yang sedang diganggunya

epet banget, aku mau ke dalem dulu yah... Mau siap – siap pergi s

.. Saya akan menjaganya dengan sekuat

i dulu yah" Ucap Nayla pe

i – hati yah"

ati oleh pak Beni tadi. Ia dengan ketus pun mencaci sosoknya menggunakan matanya. Ia pun menatap s

ya ganggu aja !

ja sebagai tukang sapu jalanan. Sosoknya kekar. Kalau jalan pasti tegap. Lengannya berotot dan ada tato yang dicetak di dada kanannya. Kulitnya juga berwarna gelap. Ia jug

pak Beni dulunya ditinggal nikah sehingga membuatnya sedikit gila. Makanya terkadang ia suka mencuri – c

goki pak Beni memasuki pagar rumahnya tanpa sebab sebelum diusir oleh suaminya. Bahkan ia pernah mendapati celana dalamnya hilang saat ia gantung dijemuran. Ia pun mencurigai pak Beni sebagai pe

*-

A SAAT

h ada waktu lebih" Ucap Nayla setelah

sampai gamis yang menutupi mata kaki. Nayla telah bersiap

– akhwat penggemarnya. Ia ingin menunjukkan kepada mereka kalau menggunakan cadar tidak serta merta membuat mereka ketinggalan zaman. Cadar tidak membuat kecantikan mereka tertutupi. Justru membuat mereka semakin canti

memasukannya kuncinya ke dalam lubang kunci motornya. Ia kemudian

olong jaga rumah" Ucap Nayla kepada pr

di jalan yah" Ucap pak

assalamualaikum" Ucap N

mbil tersenyum. Setelah majikannya p

aga diri yah non... Saya gak bisa jagain non kalau non lagi di luar

*-

Nayla di t

ng tengah fokus memfoto modelnya. Nayla tersenyum tiap kali melihat model itu bergaya. Model itu memang cant

cap Nayla setelah sang fotogr

u dateng yah ?" Tanya akh

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gairah Liar Nayla
Gairah Liar Nayla
“Hidup itu indah, kalau belum indah berarti hidup belum berakhir. Begitu lah motto hidup yang Nayla jalani. Setiap kali ia mengalami kesulitan dalam hidupnya. Ia selalu mengingat motto hidupnya. Ia tahu, ia sangat yakin akan hal itu. Tak pernah ada keraguan sedikitpun dalam hatinya kalau kehidupan seseorang tidak akan berakhir dengan indah. Pasti akan indah. Hanya kedatangannya saja yang membedakan kehidupan dari masing – masing orang. Lama – lama Nayla merasa tidak kuat lagi. Tanpa disadari, ia pun ambruk diatas sofa panjang yang berada di ruang tamu rumahnya. Ia terbaring dalam posisi terlentang. Roti yang dipegangnya pun terjatuh ke lantai. Berikut juga hapenya yang untungnya cuma terjatuh diatas sofa panjangnya. Diam – diam, ditengah keadaan Nayla yang tertidur senyap. Terdapat sosok yang tersenyum saat melihat mangsanya telah tertidur persis seperti apa yang telah ia rencanakan. Sosok itu pelan – pelan mendekat sambil menatap keindahan tubuh Nayla dengan jarak yang begitu dekat. "Beristirahatlah sayang, pasti capek kan bekerja seharian ?" Ucapnya sambil menatap roti yang sedang Nayla pegang. Sosok itu kian mendekat, sosok itu lalu menyentuh dada Nayla untuk pertama kalinya menggunakan kedua tangannya. "Gilaaa kenyel banget... Emang gak ada yang bisa ngalahin susunya akhwat yang baru aja nikah" Ucapnya sambil meremas – remas dada Nayla. "Mmmpphhh" Desah Nayla dalam tidurnya yang mengejutkan sosok itu.”