icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Penyesalan dan Penderitaan

Bab 4 Kenny Vannie

Jumlah Kata:747    |    Dirilis Pada: 03/07/2023

ggung sendiri tanpa min

idak memiliki kewajiban untuk membiaya hidupku. selagi ak

akan datang menjemputmu,

asih!" uc

ki seorang teman yang baik da

selalu ingat,

n bertemu dengan Kenny ia mendatangi Ca

ggu?" tanya Shane yang dud

sedang sibuk?" tanya Kenny

a khawatir dengan gad

kah kamu berkenalan d

ingsan di jalan, lalu aku membawa

ang kamu khawatir

dahal kondisinya masih b

i pula dia sudah dewasa dan tentu

asi, karena banyak bergerak dia mengalami

t ringan, mungkin karena ada ge

tu cukup kasihan. tidak memiliki keluarga dan sau

membantunya," kata

i. dulu aku sudah pernah merasakannya. saat itu aku hanya sebagai karyawan biasa. hidup pas-pasan dan bahkan tidak cukup sama sekali. saat

a membantunya. ini adalah

tidak memiliki keluarga dan

di sebuah perusa

idaknya dia masih bisa dianggap ber

g karena

litan dia pasti memberit

kukan itu, dia menangg

ia dapat?" tanya Sh

u tidak pernah bert

tahun dan kamu bisa tidak tahu? Kenny, kalian s

juga tahu kalau aku sering keluar negeri. mana mungki

sebab itu aku belum pernah bertemu dengan dia. kala

ru Kenny sambil melambai ta

berkencan dengan seorang gadis s

yang istimewa

i muda hingga tua. kalau gadis lain sudah tinggal pergi. mana mungkin ada

us menungguku, kalau dia tidak

encan dengan dia apakah hanya merasa

bodoh melakukan ha

gan dia. dan kalau hatimu ada dia mana mungkin kamu mengantung dia selama sepuluh

banyak bicara, ini hal pribadiku t

an pada akhirnya kamu

kan h

nya masih lemah dia memaksakan diri untuk masuk kerja.gadis itu kelu

ang melihat kontak nama Kenny y

rubah dan baik padaku. apakah dia bersama

ebuah mobil mewah yan

endelanya diturunkan. rasa tidak percaya dir

en

makan bersama!" ajak Ken

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Penyesalan dan Penderitaan
Penyesalan dan Penderitaan
“Penyesalan selalu datang belakangan, hal ini dialami oleh Kenny Yang, yang selama ini selalu saja bersikap keras dan dingin terhadap kekasihnya. Vannie Lee yang telah bersama Kenny selama sepuluh tahun, selalu saja diabaikan dan tidak pernah mendapat perhatian dari sang kekasihnya itu. Vannie yang mengidap sejenis penyakit yang mematikan membuatnya sangat menderita, sedih, dan takut. akan tetapi ia hanya bisa menghadapi sendiri tanpa ditemani oleh kekasihnya. Bagaimana reaksi Kenny setelah mengetahui gadis yang menjadi kekasihnya selama ini akan segera meninggal akibat penyakit tersebut?”