icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Takdir Cinta Nadia

Takdir Cinta Nadia

Penulis: Degk_Nur
icon

Bab 1 Ketidak Adilan

Jumlah Kata:1106    |    Dirilis Pada: 03/07/2023

rkadang semua itu tidak seperti yang kita harapkan. Seperti yang dialami oleh Nadia, seorang gadis cantik di desanya. Gadis penurut

ika kamu menikah dengan Ma

ia sudah lama meninggal. Ayahnya yang bernama Hend

g sama sekali tidak ku kenal?" Nadia mencoba mem

us menurut apa kata Ayah,

Nadia. Nadia sudah tidak tahan dengan perlakuan ayah dan ibu tirinya, hatinya begitu saki

ayangi gadis semata wayangnya, justru tega memaksa. Hanya karena harta

uang ayahnya. Keluarga Nadia adalah keluarga yang begitu harmonis

ikatakan oleh ayahnya, dia berlalu pergi

u juga kepada ibuku." Nadia menangis den

ap dalam tidurnya. Batin yang sud

i, Nadia terbangun dalam tidurnya. Dia me

ahwa Engkau juga maha tahu yang terbaik untuk hamba. Maka, berikanlah hamba kekuatan ya Allah, agar hamba bisa melewati semua ini." Tidak terasa air mata Nadia bercucuran kembali, dia sudah

foto ibunya satu-satunya, setelah semua foto yang d

z, Bu." Nadia terus sa

ka ibunya masih hidup. Nadia berjanji akan menjadi seorang dokter, Nadia ingin menyembuhkan

kitan. Ayahnya juga kerap kali marah kepada ibunya, lantara

ahnya yang hanya memikir

adia begitu sedih malam ini. Sehingga tidak terasa, dia kem

juga tidak lupa membaca Al-Quran, seperti hari-hari biasanya. Dirumah peninggalan dari ibunya, Nadia berperan selaya

aiban untuk ku. Agar Marvel tidak jadi menikahi

lapar, lama sekali sih!" te

hingga teriakan ke tiga

matang," jawab Nadia d

ia meletakkan nampan dan

ke dapur, tiba-tiba masakan

" Suara pir

amu mau membunuhku!

Bu." Nad

ai, tepat di posisi piring yang berserakan. Perlahan tangan Nadia tergores, kali ini jari

hnya ketika melihat adeg

iku," ucap Inez, Inez yang memang

ucap Nadia menjelaskan. Akan tetapi, usaha Nadia

amu harusnya bersyukur, ibu Inez telah baik

tu kasar dari ayahnya, Nadia

ni.' Tetesan air mata Nadia kali ini menunjukkan, bahwa begitu dalam sakit

u terjadi, akhirnya jam sudah

tok

ra ketu

datang. Dari tatapan wajah Marvel, dia

nikah dengan Nadi

ucap Inez tamp

ikahan kecil-kecilan ini memang sengaja Inez persembahkan kepada Nadia, selain mengirit biaya, pernikahan ini juga dapat diselesaikan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Padahal, uang dari Marvel begitu banyak untuk mempersiapkan pesta itu. Namun, karena kese

an ambisi kepadanya. Namun, Marvel juga laki-laki yang

enikah saja. Marvel begitu kasar kepa

ncoba untuk tidak menceritakan kesedihannya kepada siapapun. Nadia yang selalu di tin

a yang dia terima, sehingga dia

, agar dia bisa terlepas dengan se

coba bangkit dan meraih cita-cita yang sud

i kehidupan yang dia sendiri tidak me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Takdir Cinta Nadia
Takdir Cinta Nadia
“Semenjak ibunda tercintanya tiada, dia harus menjalani kehidupan yang begitu pahit. Dia harus menerima kenyataan bahwa ibu tirinya telah menjodohkannya dengan Marvel, laki-laki kaya dan kasar kepadanya. Sedangkan ayah kandungnya selalu membela ibu tirinya daripada mendengarkannya. Ia akhirnya harus berjuang untuk tetap semangat menjalani hari bersama laki-laki yang tak pernah dia cintai. Pernikahan yang dia jalani, jauh berbeda dengan yang pernah dia harapkan. Di balik penderitanya dia tidak pernah berputus asa, demi menjalankan amanah almarhumah ibunda tercinta, panggil saja dia Nadia. Akankah Nadia bertahan dengan pernikahannya?”
1 Bab 1 Ketidak Adilan 2 Bab 2 Kehidupan Yang Tidak Diinginkan 3 Bab 3 Semangat Hidup 4 Bab 4 Bertahan 5 Bab 5 Teman Baru6 Bab 6 Pasrah 7 Bab 7 Risau8 Bab 8 Happiness 9 Bab 9 Jalan Kesuksesan 10 Bab 10 Diam-diam 11 Bab 11 Interogasi 12 Bab 12 Perhatian 13 Bab 13 Kabar Baik14 Bab 14 Kehadiran Mantan Istri 15 Bab 15 Jalan-jalan 16 Bab 16 Sikap Tak Menentu 17 Bab 17 Inilah Penyebabnya18 Bab 18 Permintaan Sherina 19 Bab 19 Canggung 20 Bab 20 Gelisah 21 Bab 21 Harmonis 22 Bab 22 Rasa Cemburu 23 Bab 23 Perselisihan 24 Bab 24 Saling Menyalahkan 25 Bab 25 Menginap 26 Bab 26 Diusir 27 Bab 27 Terjebak 28 Bab 28 Syok29 Bab 29 Rencana Gagal 30 Bab 30 Sebuah Hukuman 31 Bab 31 Awal Yang Indah 32 Bab 32 Sudah Waktunya 33 Bab 33 Mencari Ketenangan 34 Bab 34 Bertegur Sapa 35 Bab 35 Pulang Bersama 36 Bab 36 Keberuntungan 37 Bab 37 Luluhnya Hati 38 Bab 38 Menghilang 39 Bab 39 Melaporkan 40 Bab 40 Titik Terang 41 Bab 41 Penyelamatan 42 Bab 42 Dalang43 Bab 43 Firasat 44 Bab 44 Penjelasan 45 Bab 45 Memaafkan 46 Bab 46 Perasaan Apakah Ini 47 Bab 47 Apa Mungkin 48 Bab 48 Penuh Selidik 49 Bab 49 Informasi Terbaru 50 Bab 50 Terpaksa Berbohong 51 Bab 51 Suasana Kuliah