icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cool vs Cold

Bab 2 Satu meja dengan Jay

Jumlah Kata:1348    |    Dirilis Pada: 21/06/2023

rang mulai penuh padahal bel istirahat hampir baru saja berbunyi. Avril jelas tahu, lant

annya. Bersama gadis lain dengan amamater jas bergambar

atiin apa lagi pake ngebahas kalau dia tahu setiap pelajaran gak ada yang minat sama pelajarannya," tanya orang itu

u keluar dari mulut orang yang berbeda. Dia berdiri d

ang duduk berhadapan dengan Avril. Meli

jawab Avr

lo siapa?" tanya teman Avril

yye

telah Jayyen mengenalkan dirinya dengan singkat tetapi tidak d

n ini namanya Mega." Orang itu memperkenalkan dirinya dan yang

itu teman Avril, lebih tepatn

ketika melihat Avril yang hend

el

an gue belum, belum lagi tadi pelajaran matimatika pusing kepala gue rasanya mau

ada temannya agar 'ta

pada Handphone. Avril yang mau protes tidak jadi karena mendengar kalimat terakhir yang d

reka karena sibuk menghabiskan makanan, yang su

asing-masing sehingga suasana menjadi hening di meja mereka. Padaha

tri makan, mereka langsung p

mengantar Jayyen sesuai perkataan Jay tadi pada Avril begitu pun Mega

ril karena Mega memilih masuk IPA sedangka

*

as yang akan di tempatinya saat menimba ilmu d

hulu, setelah mendengar seseorang

a ya kelas yang akan saya tempati?" tanya Jay

sekolah SMA Pusat itu?" tanya balik Kepal

ketika melihat guru perempuan yang terlihat muda dengan tubuh

" ajak Bu Nada dan Jayyen me

duduk di kursi depan luar ruang guru sendiri sembari men

g sudah masuk jam pelajaran?" Tanya

g mengantar ke ruang guru," jawab Arvil

karang jam Ibu mengajar di kelas kalian," kata bu Nada s

am kelas dipimpin Nada. Kelas yang tadinya ramai jad

perkenalkan nama kamu Nak!" suruh bu Nada kepada Jayyen seda

baru dengan singkat. Wajah datar yang sedari tadi tidak be

lajaran bahasa Jepang," Bu Nada juga memperkenalkan nama serta jabatan di sekolah, setelah

eh duduk bersama Avril karena hanya kursi itu yang kosong," ujar b

menuju ke belakang di p

n dirinya di kursi kosong sebelah Arvil. Sement

rbunyi dan untuk Jayyen kamu dengarkan penjelasan dari saya untuk materi yang terlewat atau berbeda dengan yang diberikan di sekolah dulu

i sedangkan muridnya sibuk dengan aktivitas masing-masin

menjelaskan bel sekolah berbunyi membuat yang tadi sepi seperti tidak b

ri ini karena materinya belum kunjung selesai," ujar bu N

, Bu

n peralatannya di ikuti siswa-siswi yang suda

mendekati mejanya yang sekedar ingin berkenalan dengan Jay. Tetapi Jay tida

berambut panjang pirang sebahu itu

ra memasuki kamar mandi yang berada di kamar untuk membersihkan diri. Lima belas me

merebahkan diri dengan ponsel di ge

penghuni rumah ini? Jawabannya sibu

dak mengingat waktu. Kemudian terdengar s

sai masaknya. Cepat turun ke bawah!" seru

elah berjuang melahirkan dirinya ke permukaan bumi ini sedang berdiri di hadapannya. "yu, Mah,

ah ada seseorang sedang duduk di meja persegi panjang. Dud

menduduki kursi di samping kiri yang disebut papah begitu

asnya Angga, setelah selesai

Adriano lengkapnya. Dan n

n malam. Sedangkan papahnya pergi ke kamar karena ada pekerjaan yang belum selesai. Selesai membereskan mej

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cool vs Cold
Cool vs Cold
“Karena cinta butuh keberanian Avril tidak menyangka kedatangan Jay di kehidupannya membuat dia merasakan jatuh cinta lagi. Perhatian dan kasih sayang yang nyata Jay berikan padanya berhasil meluluhkan hati yang selama ini membeku.”
1 Bab 1 Avril dan Jay 2 Bab 2 Satu meja dengan Jay3 Bab 3 Saling canggung 4 Bab 4 Avril penasaran sama Jay 5 Bab 5 Butuh resensi orang 6 Bab 6 Pebinor yang sadar diri7 Bab 7 Hubungan harus saling percaya 8 Bab 8 Mood-boosting chocolate9 Bab 9 Tidak punya muka lagi10 Bab 10 Gilaaa Jay sweet banget 11 Bab 11 Candu dengan tawa 12 Bab 12 Semuanya punya masalah sendiri13 Bab 13 Jay berbeda14 Bab 14 Jay suka gue 15 Bab 15 Permaluin diri sendiri 16 Bab 16 Lohh, gue kenapa 17 Bab 17 Apa gue suka Jay 18 Bab 18 Merasa devaju19 Bab 19 Kelepasan20 Bab 20 kodratnya cewek dikejar bukan mengejar.21 Bab 21 Jay bercerita 22 Bab 22 Pemaksaan Avril23 Bab 23 ke villa24 Bab 24 Langka, Avril bangun sendiri 25 Bab 25 Membanggakan 26 Bab 26 Seperti foto pre-wed 27 Bab 27 Nek Laraswati28 Bab 28 Klarifikasi Satria29 Bab 29 Cerita Putri30 Bab 30 Kai yang Memang Mencari Kesepakatan 31 Bab 31 Kai Menang Banyak32 Bab 32 Momen Balas Dendam33 Bab 33 Ungkapan Jay 34 Bab 34 Ada apa dengan Avril 35 Bab 35 Satu Atap Satu Malam36 Bab 36 Kembali sekolah 37 Bab 37 Malam yang Menakutkan 38 Bab 38 Sakit39 Bab 39 Perhatian Jay 40 Bab 40 Gue sayang sama lo41 Bab 41 Kabar Duka Setalah Tawa42 Bab 42 Masih Berduka dan Menghibur 43 Bab 43 Memberitahu Orang Tua Bintang 44 Bab 44 Pasar Malam45 Bab 45 Malam hari46 Bab 46 Terpanjang