icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda.

Bab 5 5. Amukan Tuan Besar

Jumlah Kata:1188    |    Dirilis Pada: 27/10/2023

an seorang diri. Kaki berayun pelan, menapaki jalana

ak bersedih atas wanita yang sudah berkhianat. Namun, rasa yang dimiliki sa

uara ban mobil tib

berpakaian serba hitam turun dari mobil itu. Bersam

berbadan kekar sudah mengelilinginya. Max mengenali orang-o

al kembali terdengar. Kali ini mobil sedan S

tu itu mengenakan setelan jas berwarna abu gelap, berdiri dengan gagah di samping mobi

son berjalan, menghampiri Max

kobaran api amarah dari sorot mata Jackson. Lagi-

anggil M

wajah tampan Max hingga tersungkur. Jackso

n janjinya kepada Jesslyn. "Jika tidak ingat Jessy

lagi, Dad. Aku tak ingin mendengarny

engan cepat meraih keras baju Max dan melayangkan tinju lag

ni sekali kau m

Kamu hanya memiliki dua

embali dilayangkan.

mengalir dari hi

endapat kebaikanmu. Dia sudah mengkhianati kita, Dad. Buka matamu!"

ngeras. Tangan mengepal e

Jackson urung untuk menghajar lagi. Sudah benar-benar muak

. "Wanita sampah itu sudah mendekam di penjara bersama pria kepaarat itu, Dad. Aku yang me

baju Max dengan kedua tangan, lalu menghempaskan kas

cepat salah seorang anak buahnya mend

nya?" tanyanya samb

ah,

ata meminta anak buahnya menyingkir. Lanta

t gentar khawatir timah p

ik pelatuk de

pipi dan telinga Max hingga darah bercucuran. Jackson sengaja tidak men

hnya bisa sekejam itu. Atas keberhasilan menangkap pengkhianat, harus

u." Jackson melempar senjata kepada salah satu an

ah melepaskan wanita seperti Jessy," sambungnya kemudia

ackson berpesan, "sembuhkan lukamu. Aku tidak ing

lu menutup. Orang-orang yang mengepung Max pun buba

wa daddynya sama sekali tidak mau mendengar. Jelas-je

*

ar Jesslyn sudah dibebaskan

i daddynya, Jackson Yan

aya menghantam meja, membuat seorang wanita

rahasia perusahaan keluargamu. Pasti daddy-

ntah pria bernama Brandon yang tak setuju. Seja

desis. Matanya menyorot tajam kepada Bra

tidak salah memang, Jesslyn dan paman Ron bu

bah jika dalam keadaan terdesak," k

. Sambil mengerat gigi, ia memikirkan cara unt

u," batin Max, lekas berdir

ini Max hanya memandang Jesslyn. Tanpa diduga keadaan berpihak padanya, kesempatan unt

ab Max menyingkirkan tangan Gl

u i

, Daisy tida

al kepada Daisy. Ya, Daisy dan Jesslyn meman

pa hari belakangan ini. Sebelum melajukan mobil, ia terlebih dahulu

ngsung menyalakan mesin mobil dan menancap gas. Melesat cepat me

n itu. Daisy yang tengah pusing memikirkan perus

ucapnya

an tubuh dan menghela napas berat. "Aku sedang membutuhkan ban

yang kamu buat. Aku sampai malu menunjukkan wajahku di depan Jessy," jawab Daisy

alu membela pengkhianat itu. Padahal ak

i nasib sahabatku terlalu mem

mu jangan membela pengkh

lahku tidak lebih kecil darimu, Max. Jadi aku tidak bisa membantumu dan ikut campur. Aku hanya bisa mengatakan, Jessy tidak pernah sekalipun m

as-jelas aku mengetahui dan menangkapnya sendiri. Kenapa masih d

b

salam kenal da

ng mau baca gr

di Faceebo

Eeng

follo

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda.
Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda.
“Jesslyn harus menelan kesedihan ketika kekasihnya tak datang ke pernikahan mereka. Kesalahpahaman membuat hubungan keduanya hancur. "Kamu sudah menjebakku Jessy. Kamu memasukan barang haram ke makananku." Ucap Max menuduh begitu keji. Jesslyn tersenyum getir. "Ternyata hanya sebatas itu aku di matamu. Memang sebaiknya kita akhiri saja hubungan kita. " Sambil berlinang air mata Jesslyn meninggal kekasih nya. Hati sesak mengetahui sang kekasih tak percaya padanya. "Aku tidak akan kembali meski, kamu berlutut sekalipun. Kelak kamu pasti akan menyesal mengetahui kebenarannya."”
1 Bab 1 1. Wanita Berkhianat2 Bab 2 Mempelai Pria Hilang3 Bab 3 Kemarahan Sang Ayah. 4 Bab 4 Akhirnya Hubungan5 Bab 5 5. Amukan Tuan Besar6 Bab 6 Paman yang Baik7 Bab 7 Penyesalan8 Bab 8 8. Dukungan Baru9 Bab 9 9. Pelajaran Berharga 10 Bab 10 Apa kamu membunuhnya 11 Bab 11 Ancaman Xavier12 Bab 12 Melawan Sang Ayah13 Bab 13 Rencana Berbahaya14 Bab 14 Target Pertama15 Bab 15 15. Keputusan Ardillo16 Bab 16 16.17. Memulai Rencana