icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Lelaki Kedua

Bab 45 Jangan Memaksa Cinta.

Jumlah Kata:1745    |    Dirilis Pada: 15/07/2025

a. Aku bukan orang bodoh. Aku tahu kalau kamu t

anggar profesi muliamu sebagai seorang dokter? Jangan bilang karena k

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Lelaki Kedua
Lelaki Kedua
“Arimbi Maulida merasa dunianya runtuh saat Nina, sepupunya, membawa buku nikahnya dengan Seno Caturrangga, calon suami Arimbi, ke hadapannya seluruh keluarga besar. Nina mengaku telah dinikahi Seno secara hukum dan agama dua hari yang lalu. Dengan kata lain, Seno adalah suaminya sahnya saat ini. Padahal seminggu ke depan, Arimbi dan Seno akan melangsungkan pernikahan, setelah tiga tahun berpacaran. Undangan pun sudah terlanjur disebar. Pihak kedua keluarga geger. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau Seno dan Nina menjalin hubungan di belakang Arimbi hingga Nina hamil. Arimbi pada akhirnya mengalah. Ia ikhlas kalau pernikahannya dibatalkan. Namun Handoyo, ayah Arimbi tidak setuju untuk membatalkan pernikahan. Handoyo meminta pertanggungjawaban keluarga Seno yang telah mempermalukan keluarga besar mereka. Keputusan yang dianggap paling tepat pun diambil. Adalah seorang Ganesha Caturrangga, kakak kandung Seno yang belum menikah, diminta untuk menggantikan Seno di pelaminan. Arimbi tentu saja menolak. Selain ia tidak mencintai Ganesha, sejujurnya ia takut pada Ganesha. Ganesha itu sangat dingin dan tidak punya hati. Menurut Menik, sahabatnya, yang dulunya adalah pacar Ganesha, Ganesha itu workoholic. Hidupnya hanya untuk bekerja dan bekerja. Ganesha tidak pernah mencintai siapapun kecuali pekerjaannya. Namun karena desakan keluarga besarnya yang beralasan malu besar apabila Arimbi tidak jadi menikah, Arimbi terpaksa menerima keputusan keluarga besar mereka. Bagaimana nasib Arimbi setelah menjadi istri Ganesha? Bagaimana pula usaha Seno untuk kembali meraih hati Arimbi setelah Nina ketahuan berbohong soal kehamilannya? "Bagi saya, kamu itu cuma beban tambahan, yang lagi-lagi disampirkan keluarga di pundak saya. -Ganesha Caturrangga- "Saya juga tidak pernah ingin ada di posisi ini. Menjadi istrimu itu sialnya tujuh turunan, delapan tanjakan dan sembilan tikungan tajam. -Arimbi Maulida-”
1 Bab 1 1. Awal Mula Bencana.2 Bab 2 Pertukaran Mempelai.3 Bab 3 Borok Yang Terungkap.4 Bab 4 Pertemuan Tanpa Sengaja5 Bab 5 Pernikahan Pura-Pura.6 Bab 6 Aturan Dalam Pernikahan.7 Bab 7 Keanehan Ganesha.8 Bab 8 Rumah Masa Depan Mantan 9 Bab 9 Iri Dengki Penyakit Hati.10 Bab 10 Keucap Rupanya!11 Bab 11 Intimidasi Tipis-Tipis.12 Bab 12 Bertemu Mantan. 13 Bab 13 Sindiran Maut.14 Bab 14 Modus Tipis-Tipis.15 Bab 15 Naik Turun Enak Banget!16 Bab 16 Perasaan Dicintai.17 Bab 17 Bertemu Bestie.18 Bab 18 Musuh Dalam Selimut.19 Bab 19 Dunia Tipu-Tipu.20 Bab 20 Terlanjur Basah, Mandi Sekalian.21 Bab 21 Pembelaan Seorang Suami.22 Bab 22 Apakah Cinta Menular 23 Bab 23 Jatuh Cinta 24 Bab 24 Sampah Ketemu Tongnya.25 Bab 25 Salah Paham.26 Bab 26 Karma27 Bab 27 Bertemu Mantan.28 Bab 28 Konten Diiringi Hati.29 Bab 29 Masa Lalu Kelabu.30 Bab 30 Kebohongan.31 Bab 31 Karma.32 Bab 32 Ucapan Maaf Yang Terlambat.33 Bab 33 Balas Dendam Untuk Sandra.34 Bab 34 Termakan Muslihat Sendiri.35 Bab 35 Cinta Versi Ganesha.36 Bab 36 Jadi Istri Sesungguhnya 37 Bab 37 Senjata Makan Nona.38 Bab 38 Semua Karena Cinta.39 Bab 39 Kembali Diuji.40 Bab 40 Kepercayaan Mutlak.41 Bab 41 Curiga.42 Bab 42 Persekutuan Jahat.43 Bab 43 Ketahuan!44 Bab 44 Membongkar Kebusukan.45 Bab 45 Jangan Memaksa Cinta.46 Bab 46 Tegang!47 Bab 47 Selamat.48 Bab 48 Kembali Terungkap.49 Bab 49 Permintaan Maaf.50 Bab 50 Makin Cinta.51 Bab 51 Hari Bahagia.52 Bab 52 Akhir Bahagia (END)