icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hanin & Wahyu

Bab 8 Kunjungan Pak Dirga

Jumlah Kata:1072    |    Dirilis Pada: 25/05/2023

rti sampean, toh," sahutnya yang memuji dirinya sendiri. P

kenal bos ku, jangan buat masalah!" ancam S

kamu yang repot, dia saja nggak marah tuh b

rasa

dak enak hati kepa

anggapnya seperti o

saudara kamu?" tan

belah dua, cuma yang membedakan itu saya berkulit putih sedangkan Suratm

mbarnya itu dengan menyungg

daraan gitu, seperti acara di TV,

mengatakan kalau Suratman adalah setingan. Begitu juga

t berbeda sekali," jelas Bu Sekar memperhatikan mereka berdua yang

dan dia ini hanya lulusan SMA. Saya mempunyai

sega

l besar begini masih bisa beker

tik, terawat pantaskan kalau saya mendap

mengerjakan segudang pekerjaan yang tiada habisnya lebih baik bekerja se

an bangga mem

menjadi orang tua untuk anak sendiri daripada menyewa peng

sendiri, ada pembantu tinggal perinta

bisa melakukan apa-apa," jelas

lnya anak mantu saya mau datang ke ruma

lama, tetapi nantilah k

ain buah-buahan ini saja," ucapnya sembari

an kedatangan kalian saja kemari suda

dikasih buah-buahan saja," celetuk Suratma

pel nih?" sindir Sur

anfaat daripada yang dibilang saudara pelitnya ngga

icara jangan asal ngomong sa

ma orang lain apalagi orang tua mulutnya di

uat

rah seperti kepiting rebus, ant

ta maaf atas ketidaknyamanan ini, saya menjad

epada

au pulang kok malah masih ada di

, kalau saudara kemb

" tanya bal

h mengenal kamu sud

al kamu dan istrimu wal

an tentang

h dengar kalimat se

dalamnya ada Ri

mua diukur oleh mate

asangan, perhatian dan kep

tasan kalian mampu menghadapinya dengan

nya selama ini, saya merasa senang b

ama, Pa

, kami pe

an pastinya sangat keteteran kamu saya kasih

tnya

etapi nanti tidak

del,.pokoknya kamu bantu istri kamu dulu, masih ada karya

ih Pak Dirg

ng penting jaga baik-ba

bu pula

r, terima ka

ri Susi dan membisikkan

t mendengarkan apa yang

senang begitu?" tanya S

au tahu banget," j

man tanpa basa-basi keepada Pak Dir

" tanya bal

pak nggak lihat kalau istri saya h

er

pak kan orang kaya pasti dong sangat dermawa

is pikir kalau Bapak.Suratmin memp

saya tidak suka didikte oleh siapa pun,

kan orang yang suka pamer kebaikan itu jatuhnya Riy

" lanjutn

epan, Pak," ucap Sura

ikum!" ucap P

lam! "sahut m

lakuan saudara saya, dia memang seperti itu orangnya," ucap

nghadapi orang seperti itu, jadi saya sudah

elas

kasih kamu uang bulanan untuk si kecil sampa

k enak dengan karyawan yang lain dan dengan lingkungan tetangga kalian, apala

tanyanya yang masih tidak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hanin & Wahyu
Hanin & Wahyu
“Mereka saudara kembar selalu kompak di mana saja sampai akhirnya ketika dewasa dan menemukan pendamping sesuai kriteria mereka masing-masing, disitulah untuk pertama kalinya mereka menjadi bumi dan langit. Suratman bekerja sebagai konsultan sebuah bank swasta terkemuka dan beristrikan seorang wanita penggila kerja sebagai sekretaris sebuah hotel berbintang lima. Sedangkan Suratmin hanya seorang cleaning servis di rumah makan dan beristrikan seorang Ibu Rumah Tangga saja. Dalam hal mendidik anak pun mereka berbeda, sehingga suatu hari anaknya pun yang menjadi korban.”
1 Bab 1 01. Ejekan 2 Bab 2 Kerjaan Si Susi 3 Bab 3 Rujakan 4 Bab 4 Permintaan Siska 5 Bab 5 Susi Melahirkan 6 Bab 6 Hutang Bensin 7 Bab 7 Alhamdulillah Sudah Lahir 8 Bab 8 Kunjungan Pak Dirga 9 Bab 9 Rezeki Untuk Suratmin 10 Bab 10 Suratman Lagi Ngambek 11 Bab 11 Pemberian Nama Anak Suratmin 12 Bab 12 Suratman Berulah 13 Bab 13 Pesona Suratmin14 Bab 14 Aku Dikerjai Lagi 15 Bab 15 Galau Merana 16 Bab 16 Pesan WA Suratmin 17 Bab 17 Kemarahan Susi 18 Bab 18 18. Rahasianya Terbongkar 19 Bab 19 19. Perdebatan 20 Bab 20 Pokoknya Aku Mau Operasi 21 Bab 21 Kebaikan Susi 22 Bab 22 Permohonan Susi 23 Bab 23 Siska Operasi Sesar24 Bab 24 Kedatangan Pakdhe Karso 25 Bab 25 Menjadi Baby Siter Nggak Ah26 Bab 26 Hadiah Kejutan 27 Bab 27 Nama Putri Kecil Suratman 28 Bab 28 Kepanikan Siska 29 Bab 29 Kedatangan Tamu Tak Diundang 30 Bab 30 Ulah Keluarga Pakdhe Karso31 Bab 31 Suratman Dilawan 32 Bab 32 Rumah Kontrakan Untuk Pakdhe 33 Bab 33 Bertengkar Dengan Suratman 34 Bab 34 Masa Lalu Si Kembar 35 Bab 35 Masa Lalu Si Kembar 236 Bab 36 Kekesalan Suratman 37 Bab 37 Masa Lalu Orang Tua Siska 38 Bab 38 Gila Media Sosial 39 Bab 39 Negosiasi Yang Tak Berujung 40 Bab 40 Penampilan Mbak Surti 41 Bab 41 41. Kelicikan 42 Bab 42 42. Suratman Seorang Pahlawan 43 Bab 43 43. Nasihat Suratmin 44 Bab 44 44. Nasi Bungkus Gratis 45 Bab 45 45. Tugas46 Bab 46 47. Cerita Pakdhe Karso