icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hanin & Wahyu

Bab 4 Permintaan Siska

Jumlah Kata:1271    |    Dirilis Pada: 22/05/2023

seribu!" uca

? Aku tadi kan ngasi

perak?" tanyanya dengan

dan

bagaimana sih? Tadi

apa kan nggak ada bilang, be

sediki

ak boleh pelit-peli

yang Mas, bilang?" jelas

rkataan Su

di ngomong seperti

caya dengan uca

a berbagi itu inda

embarnya yang sudah

ipikirkan lagi lebih baik n

egini makan yang pedas-p

n itu lalu mengirisnya de

i

rakanmu yang kecil

ek atau apalah yang mengun

ripada kamu nganggur di r

dikumpulin untuk

au apa, punya rumah

g saja, makanya kalau cari

lah ini jadi c

, nggak mau kerja

snya yang terus memojokkan Sura

eh saudara kembarnya itu dengan tersenyum.

ha

ontrakan

kalau Susi ingin membuk

n tidak berniat untuk mena

iparnya sering datang ke r

dari Susi mau

audara kakak iparnya itu yang sering bertamu ke rumahnya dengan berbagai alasan y

tnya untuk membuka warung

ku lagi, lebih baik seuzon sekarang dari pada

usulku bagus ka

ar lagi anak kami lahiran, nanti kasihan dia

lau sudah besar sedikit,

, masih kerja sampai sekarang, belum juga cut

uga wanit

itu yang kaya, yang bisa kerja ka

mat, istri cuma jadi babu di rumah nggak meng

tetapi Susi masih bisa m

ng lain ingin menang

gga Siska pun merasa baha

nya di dep

a yang dikatakan Ma

dong, tetapi karena kamu

a kan?" ejaknya lagi berta

Susi tidak ingin ada mas

rlalu me

nget mulutnya kayak

usi terus, hayo, apa lag

angan-jangan kamu OKB ya

B?" tanya S

ihatan kok dari sana

.. tawa Bu Retno menggele

an pen

u, ramai benar, loh

uk gitu?" tanyany

, dia bilang k

g apaa

cap mereka serempak

a sih kita kan baru kaya setelah kamu naik

an tetapi masih terde

ing-nyaring, ketahuan

itunjukkan ke mana-mana, namanya kalau kamu masih ingat dalam pelajaran agama ya

ggak sih jika tangan

tahu, lah kamu nggak, in

egitu Man," jelas Bu Re

a perasaan Ibu saja kali,

nya besok minta dibuatkan nasi bungkus sebanyak 20 bungkus, untuk amal sekaligus katanya buat an

idup, iya toh?" se

emang Pak Tejo mulutn

mak saja," cel

ya, pokoknya dari sumber te

sen

p tetapi gosipnya di jamin betul nggak sembarangan gosip, anggap saja berita berjala

angan diperlihatkan seperti

ap Susi menged

ebaikan bagi-bagi sembako kayak saya, mana bisa dia, orang gajinya sa

ni, iya

wabnya merenda

mua telah tersedia, Bu Wulan yan

juga sedang membuat goreng

beli baha

makan bersama-sama

mengambil banyak rujak it

binya merek

kalian berdua beta

oba cari kerja yan

unya anak, mau dika

nt

h saja dong, cari kegiatan apa kek yang menghasilkan uang, contoh ini

a ke

l, bagaimana kalau

tung-hitung itu juga kepon

seratus r

eratus ribu se

tus ribu sebulan, k

hal tekor dong aku," j

ri orang lain, aku nggak berani

ggak mau, aku ini o

, capek, suruh yang lain

s lagi," cel

usi agar mau ya ng

a denga

asih tahu Susi aga

rcaya dengan sama orang l

ra

iska berhenti saja d

capek hanya untuk

istirahat, saya ngga

s ngerti dong,"sahut

Susi merasa sakit

dingin, Ad

ku mau melahirkan!

ha

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hanin & Wahyu
Hanin & Wahyu
“Mereka saudara kembar selalu kompak di mana saja sampai akhirnya ketika dewasa dan menemukan pendamping sesuai kriteria mereka masing-masing, disitulah untuk pertama kalinya mereka menjadi bumi dan langit. Suratman bekerja sebagai konsultan sebuah bank swasta terkemuka dan beristrikan seorang wanita penggila kerja sebagai sekretaris sebuah hotel berbintang lima. Sedangkan Suratmin hanya seorang cleaning servis di rumah makan dan beristrikan seorang Ibu Rumah Tangga saja. Dalam hal mendidik anak pun mereka berbeda, sehingga suatu hari anaknya pun yang menjadi korban.”
1 Bab 1 01. Ejekan 2 Bab 2 Kerjaan Si Susi 3 Bab 3 Rujakan 4 Bab 4 Permintaan Siska 5 Bab 5 Susi Melahirkan 6 Bab 6 Hutang Bensin 7 Bab 7 Alhamdulillah Sudah Lahir 8 Bab 8 Kunjungan Pak Dirga 9 Bab 9 Rezeki Untuk Suratmin 10 Bab 10 Suratman Lagi Ngambek 11 Bab 11 Pemberian Nama Anak Suratmin 12 Bab 12 Suratman Berulah 13 Bab 13 Pesona Suratmin14 Bab 14 Aku Dikerjai Lagi 15 Bab 15 Galau Merana 16 Bab 16 Pesan WA Suratmin 17 Bab 17 Kemarahan Susi 18 Bab 18 18. Rahasianya Terbongkar 19 Bab 19 19. Perdebatan 20 Bab 20 Pokoknya Aku Mau Operasi 21 Bab 21 Kebaikan Susi 22 Bab 22 Permohonan Susi 23 Bab 23 Siska Operasi Sesar24 Bab 24 Kedatangan Pakdhe Karso 25 Bab 25 Menjadi Baby Siter Nggak Ah26 Bab 26 Hadiah Kejutan 27 Bab 27 Nama Putri Kecil Suratman 28 Bab 28 Kepanikan Siska 29 Bab 29 Kedatangan Tamu Tak Diundang 30 Bab 30 Ulah Keluarga Pakdhe Karso31 Bab 31 Suratman Dilawan 32 Bab 32 Rumah Kontrakan Untuk Pakdhe 33 Bab 33 Bertengkar Dengan Suratman 34 Bab 34 Masa Lalu Si Kembar 35 Bab 35 Masa Lalu Si Kembar 236 Bab 36 Kekesalan Suratman 37 Bab 37 Masa Lalu Orang Tua Siska 38 Bab 38 Gila Media Sosial 39 Bab 39 Negosiasi Yang Tak Berujung 40 Bab 40 Penampilan Mbak Surti 41 Bab 41 41. Kelicikan 42 Bab 42 42. Suratman Seorang Pahlawan 43 Bab 43 43. Nasihat Suratmin 44 Bab 44 44. Nasi Bungkus Gratis 45 Bab 45 45. Tugas46 Bab 46 47. Cerita Pakdhe Karso