icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
REVENGE OF OFFENDED

REVENGE OF OFFENDED

Penulis: FerDy17
icon

Bab 1 Kerinduan Darren

Jumlah Kata:1120    |    Dirilis Pada: 04/05/2023

nggota keluarga sedang berkumpul di ru

anya. Amanda koma di rumah sakit Amerika. Dan.. sekar

baru mendapatkan informasi dari

ima kakak-kakaknya. Julian diam-diam memerintah salah s

formasi itu, tangan kanannya Julian mengatakan bahwa Darrendra Austin telah meninggal dunia akibat kecelakaan mobi

tu? Dia yang sudah membunuh Mama dan dia juga yang sud

ng yang kau sebut pembunuh itu adalah a

iki adik pembunuh sep

tuk apa Om membelanya. Anggap saja ini adalah hukuman untuknya karena telah membunuh Mama dan

nya, lalu menghampiri Sat

AA

s di wajah Satya, sehingga memb

tu yang mengatakan bahwa adik kalian yang telah membunuh ibu kalian dan membuat istri Om koma. Kemana otak kalian, hah?! Darren itu adik kalian. Kalian sudah lama ti

ng-orang masih menatap iba. Justru ini adik kalian sendiri. Dan belum tentu juga adik kalian bersalah.

a kalian semua menuduh Darren yang telah membunuh Clarissa dan juga penyebab komanya Amanda. Berart kalian juga seorang p

ni. Maka sampai detik ini Darren masih hidup. Jadi kalian juga seorang pembunuh. Bahkan kesalahan kalian lebih besar dari pada Darren. Perlakuan buruk kalian terhadap Darren sudah terekam berkat kamera pengintai yang terpasang di setiap sudut ruma

ang keras sembari menatap jijik

t. Mereka tidak menyangka jika Julian bisa semarah ini. Bahkan mereka ter

erti mereka. Percuma saja Papa bicara panjang lebar karena mereka tidak akan mau

a satu rumah dengan manusia sampah seperti mereka. Kita pulang saja ke ruma

Aku sudah tidak sudi memiliki saudara seperti mereka. Lagian nanti pukul lima sore Papa akan ke Amerika kan untuk mengunjungi Mama. Le

gal di sana selamanya. Jika Mama sudah sembuh nanti. Kita akan bawa Ma

ucapan demi ucapan yang dilontarkan oleh Andra, Adnan dan Mo

ni dan memutuskan hubungan dengan mereka semua. Papa sudah tidak ingin memiliki hubungan ap

H

ju kamar masing-masing untuk mengemasi barang-barang m

rga A

*

uga besar. Di rumah itu terlihat seorang pemuda tampan tengah

erkas di atas meja. Sebelum Darren menandatangani berka

pekerjaannya, tiba-tiba ponselnya

RT

RT

bilnya, lalu terlihat nama 'Kak Saskia' di layar pons

lo,

pan. Kamu s

riksa beberapa berka

ganinya. K

n memastikan apa kau ja

angkatnya. Aku sudah men

ang lainnya akan mempersiapkan sem

ak

Ada ap

ilik Mama yang ada di Clarence Stre

rniat menyuruhmu untuk tinggal di sana. Rumah

a, Darren menangis. Dan tangisan

Kamu tidak sendirian. Ada Kakak dan kakak-kak

a kasi

ngis lagi. Jika kamu nangis nanti

sudah tidak na

a kesehatanmu. Kakak gak mau kamu jatuh sakit. Kaka

k, K

akak tu

U

U

on. Darren merasakan kebahagiaan di hatinya. Kakakny

M

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
REVENGE OF OFFENDED
REVENGE OF OFFENDED
“Seorang pemuda yang awal kehidupannya tampak bahagia dimana anggota keluarganya begitu menyayangi dirinya. Pemuda tersebut bernama Darrendra Smith. Namun berlahan sikap anggota keluarganya berubah sejak kejadian salah satu anggota keluarganya yang tak lain adalah ibu kandungnya meninggal. Ayah kandungnya dan kelima kakaknya yang satu ayah dengannya menatap penuh kebencian terhadap dirinya. Mereka menuduhnya sebagai pembunuh atas kematian ibunya. Padahal pada saat itu dirinya yang telah menyelamatkan sang ibu. Namun ayahnya dan kelima kakaknya tak mempercayainya. Baik ayahnya maupun kelima kakaknya mencap dirinya sebagai anak pembunuh dan anak pembawa sial di dalam keluarga. Bahkan mereka semua tidak sudah tidak sudi lagi memiliki hubungan dengan anak pembunuh dan memutuskan mengusirnya dari rumah.”
1 Bab 1 Kerinduan Darren2 Bab 2 Kebahagiaan Keluarga Smith3 Bab 3 Darren Dan Lory4 Bab 4 Kepergian Amanda5 Bab 5 Kabar Mengejutkan Untuk Darren6 Bab 6 Kedatangan Darren7 Bab 7 Amarah Darren8 Bab 8 Kekecewaan Dan Kemarahan Andra, Adnan dan Merryn9 Bab 9 Flashback10 Bab 10 Kesedihan Keluarga Smith11 Bab 11 Mulai Menyadari 12 Bab 12 Sebuah Kebenaran