icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

(NOT) Your Ordinary Lab Girl

Bab 5 First Case

Jumlah Kata:1446    |    Dirilis Pada: 24/03/2023

O

e segala arah. Rahang Remi mengeras menahan emosinya tump

bahkan papanya sekalipun i

agaiman

mi padaku yang masih ternganga,

n kekhawatirannya padaku. Ku balas dengan melingkarkan lengan

ku, aku memberinya kecupan-kecupan kec

kan kesayangannya di telingaku, membuat kulitku meremang akan gairah. Ia bag

upan-kecupan di leher dan dadaku. Tangannya menyusup ke balik piyama dan mengelus-elus punggungku dengan telapak tangannya y

desahan keluar dengan menggigit bib

i membuat rasa panas di tubuh ini menyebar, tatapanku padanya m

ngan panas seolah

K H

mengejutkanku, sukses memadamkan gairah

t Remi. "Cam

Camden sepupu Re

ukanya padaku. Dan sejak saat itu hubungan kami sud

k lebih dari

Camden berteriak

ku bertanya

ka di mana-mana, bahkan dalam interpol sekalipun, ayo!" Seo

a, dengan lembut aku didudukkan di sofa belakang kemud

Camden padaku karena aku tak pernah memberitahunya soal it

ku berusaha men

balik masih e

terlebih dahulu. Kita tak mau menimbulkan kehe

mereka berdua yang b

ahan dan kurang tidur seolah dininabobokkan, karena setelah itu aku tertidur sang

arus berl

lan sebe

luruh rentetan ke

ng mengetik laporan bulanan. "Hey, autoklaf-nya tidak bi

ya berlawana

alau kau galak." Lugas Sera berkata, ia memang blak-blakan. Apalagi ia sudah

edikit enggan aku menuju mesin

u body mesin, dingin. Artin

percobaan ketiga yang gagal. Sera melihatku dengan senyum puas. A

ar k

ni, aku cari

ay.

antu. Sesampainya di sana, kosong, aku melihat jam tang

er yang cuek, dingin, dan sok tampan. Bayangan pergumulan kami di lab sebulan lalu memenuhi otakku,

e muncul

melihatku yang sedang menata

bermasalah. Tak ada orang lag

ling memastikan k

an

sorak

lan dengan kikuk, merasa ada pandangan yang memperhatikan caraku berjalan. Tawa

tiba. Aku tahu apa yang dipikirkannya dan tak paham mengapa para gadis men

sama. Dipercobaan ketiga, peluh mengaliri

ra bertuka

k-nya ada?"

bentuk soft cop

jukk

sambil menunjukkan jalan, ta

tikan, ia langsung bungkam memasa

i ketemu dan menunjukkan padanya file manual book itu. Tubuhnya mendekat saat membaca file tersebut mengiki

an jarak sedekat ini aftershave-nya juga tercium. Aku menunggu dengan berdebar

otnya itu begitu dekatnya hingga aku dapat merasakan deta

ku butuh

t-alat pertukangan yang kupunya, kali ini ak

ngan 'Apa yang lucu?'

nyamu s

empuan bisanya cum

adi. Sempat ada rasa bersalah karena aku langsung menjawab

, kali ini kembali denga

. Peluh mengalir dari pelipisnya sa

ngga membuat mesin ini tak bisa dibuka! Pasti ia mengisinya melebihi kapasita

t mendengar Sera menelan ludah. Well, tak salah juga, lih

iakku tanpa sadar, Remi dan Sera mem

tmu tergoda?" ledek Remi d

perlu membuka tutup mesin i

angi gerakanku untuk membuka tutup mesin sial

. Lanj

k bisa di

al

yang membutuhkan bantuan. Karena aku tahu,

terjebak p

perbaiki me

mesinmu yang bu

aksud

dadaku, aku langsung menyilangkan

sin autoklaf-ku, please?" kali ini kukeluark

ingin menjadi korban pelecehan seksual. Tak se

demi memenuhi tujuanku

ng ulirnya, Remi kem

kl

mesinku berh

an Sera berbareng

ersilahkanku untuk

menampakkan isinya yang tak biasa, seperti yang k

anku. Ya, apa ini? Buntalan kain putih da

ihat keheranan kami. Aku menco

. beraa

embantuku mengang

ya tersangkut

untahkan isi di dalamnya ya

atuh satu persatu ke lantai, kalian tentu tahu apa yang terjadi pada daging yang tel

dengan rambut panjang jatuh tepat di atas tumpukan tadi sebagai topping, menghadap ke atas dengan mata terbel

OT

a meledak men

RRGH

ku dra

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
(NOT) Your Ordinary Lab Girl
(NOT) Your Ordinary Lab Girl
“(NOT) Your Ordinary Lab Girl Meha - Asisten Laboratorium Mikrobiologi di Universitas Elephas hampir saja menjadi tersangka pembunuhan berantai yang sedang marak terjadi di kotanya. Hanya karena TKP korban pertama kali ditemukan di laboratorium tempat ia bekerja. Remi - rekan kerjanya sesama asisten juga ikut terseret dalam arus konspirasi dan politik yang memanas di kampusnya. Mereka berdua difitnah di sana sini. Mau tak mau, ia harus turun tangan menyelesaikan teka teki pembunuhan ini jika tak ingin nama baiknya semakin tercemar dan kuliahnya putus di tengah jalan. Setelah kasus pertama yang dapat diselesaikannya itu, muncul kasus kedua dengan pembunuh yang berbeda. Seolah - olah menjadikannya magnet bagi para pembunuh yang kepiawaiannya dalam melancarkan aksi itu haus untuk dibongkar Meha. T A N T A N G A N Terima, atau tidak?”
1 Bab 1 Ritual2 Bab 2 Kejutan3 Bab 3 Awal Seteru4 Bab 4 Kau Milikku5 Bab 5 First Case6 Bab 6 Ancaman7 Bab 7 Cat Kuku Hint Biru Metalik8 Bab 8 Sera Ramirez9 Bab 9 Oh, Sera10 Bab 10 Tuduhan11 Bab 11 Skenario Yang Rapi12 Bab 12 Raymond13 Bab 13 Nina Smith14 Bab 14 Polemik15 Bab 15 Pion16 Bab 16 Petunjuk Tentang David Brown17 Bab 17 Drama18 Bab 18 Mencarimu19 Bab 19 Penguntit20 Bab 20 Oh, David