icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

BIDADARI

Bab 3 SEPEREMPAT JAM

Jumlah Kata:1108    |    Dirilis Pada: 15/03/2023

nggilku dan Rukma dengan sebutan

dalah kakak Rukmasara Adiwijaya. Usia Reti sama seperti

Rika, serta kulit mereka yang kuning langsat membuat keduanya terlihat anggun, sangat Indonesia dan terkesan ramah. Suara mereka ta

a, hanya kedok. Iblis se

moohan dari keduanya. Justru dia menungg

s sedang buru-buru. Dan kamu Aida, ce

bil menatap ke jam tangannya. Dia tak berniat membe

harus ngambil kop

au membongkar itu semua, Reiko harus merelakan waktunya terbuang beberapa men

hi

an ukuran tubuhmu juga hampir mirip

a refleks yang tak menyangka kalau perjanji

u, ga mungkin papa ngomo

ah Rukma ikut nyeletuk "Makanya dipertegas harusnya kalo pelayan semua pada tau dan ga akan ada yang

arang salah satunya. Alih-alih meminta kedua adiknya untuk meminjamkan baju, Reiko lebih memilih untuk meminta pada pe

hah

tawa lepas. Rika justru senyum-senyum puas di saat kedua anak gadisnya memerah

diem aja dong! Aku

ik den

guh tak menyangka dengan permintaan Reiko yang menurutny

n mengajak Aida m

gil aku non Rukma kok! Dia se-level ama kamu. Eh

hah

ngar Aida ketika dia sudah mengan

gini, huh! Sabar Aida, m

ak mudah. Tapi tetap, dia punya impian, tujuan, seb

kamarnya

ma. Dia tetap mengikuti Parmi sampai ke pintu kamar AR

ng melihat kamar mbak Parmi ini ndak jauh beda dari kamar di rumahku, bahkan lebih bagus kar

inggi dan memang seorang yang santu

uka di kamar mandinya Non. Ini pembersih wajah dan sebentar s

yawan di rumah itu sudah di briefing Endra sesaat setelah A

ya tak mau membuat juragannya marah. Dia cepat-cepat menyelesaikan desk

aya punya dan ya

ng biasa aja yang penting pakai kerudung. Yang s

pi

ju terbaik mbak Parmi, yakin aku mbak P

di nyata melihat tak ada satupun juragannya yang menyukai Aida di rumah itu. Ta

bisa pakai yang ini," tapi

rmi izinin aku sendir

silaka

detik, mbak Parmi akhirnya

k sopan ni pilih-pilih

, baju saya jelek-jelek s

mpung, makanya nyaman pake ba

kin menyukai sikap merendahnnya. Aida memang tak sombong. Dia juga tak me

h yang in

ang bahan berwarna senada dengan kerudungnya, TAN. Coklat gelap, yang sering dianggap seperti warna

tu jelek Non. Gak

in aku baju sama kasih aku pakai sabun mukanya," it

membuat dirinya bisa lebih cepat mengganti pakaian. Hanya membuka semua baju pengantinnya dan yang

merasa sa

pi

yang berdiri sendiri dengan tangan bersedakep sedangkan semua anggota keluarganya duduk di sofa ruang teng

biskan waktuku menunggu. Ga

yang cuma sepe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
BIDADARI
BIDADARI
“"Kamu sudah ga punya dua keistimewaan sebagai wanita! Kamu pikir aku dan keluargaku gila mau menjadikanmu istriku, hmm?" Jika Aida Tazkia bukan anak orang kaya, dirinya juga tak memiliki bentuk tubuh yang sesuai dengan kriteria Reiko Byakta Adiwijaya, apalagi keluarga Reiko juga bukan orang gila yang mau menjadikannya istri Reiko, lalu kenapa pria itu tetap menikahinya? Banyak pertanyaan di benak aida tentang rahasia Reiko Ada juga ketakutan yang hinggap dalam benaknya tentang biduk rumah tangga yang akan dijalaninya. Akankah Aida bisa lepas dari belenggu keluarga Adiwijaya? Akankah dia menemukan kebahagiaan dan cinta dalam hidupnya? Dapatkah seorang survivor kanker merasakan kebahagiaan dengan pasangannya seperti wanita normal? Ikuti kelanjutan kisahnya dalam novel romance: BIDADARI”