searchIcon closeIcon
Batalkan
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

TimeLess

Menikahi Paman Pendiam dari Mantan Tunanganku

Menikahi Paman Pendiam dari Mantan Tunanganku

Karl Dermody
Dua puluh menit sebelum pemberkatan pernikahanku dengan pewaris Dinasti Wijaya, aku berdiri di depan pintu Presidential Suite. Bukannya antisipasi bahagia, aku malah mendengar erangan serak dan cekikikan dari dalam kamar. Ternyata, tunanganku Hugo sedang bergumul di atas ranjang dengan kakak tiriku, Flora, yang dengan bangga memakai kalung berlian pengantinku. Saat aku memergoki mereka, Hugo sama sekali tidak panik atau merasa bersalah. "Jangan khawatirkan orang udik itu," geram Hugo pada Flora. "Setelah pernikahan selesai dan dana perwalian cair, aku akan membuang sampah itu kembali ke kampungnya. Aku cuma butuh akta tanahnya." Ternyata, perjanjian pranikah bernilai miliaran dolar yang baru saja kutandatangani hanyalah jebakan untuk merampas satu-satunya harta peninggalanku. Aku tidak berteriak histeris atau menangis tersedu-sedu seperti pengantin yang patah hati. Rasa mual di perutku seketika membeku, digantikan oleh ketenangan yang sangat mengerikan dan dingin. Selama ini aku ditindas dan dijual oleh ibu tiriku untuk melunasi utang judinya, dan sekarang keluarga kaya ini mengira mereka bisa memanfaatkanku sebagai pion yang bodoh. Aku mengambil korek api, membakar dokumen pranikah itu, dan menahannya tepat di bawah detektor asap. Saat alarm menjerit dan lumpur hitam berbau busuk dari penyiram air mengguyur tubuh telanjang mereka, aku membuka pintu kamar lebar-lebar untuk membiarkan para paparazzi memotret skandal abad ini. Karena mereka ingin bermain kotor, aku akan menggunakan aturan main mereka sendiri. Aku tidak akan melarikan diri, aku akan menikahi paman Hugo yang sedang koma—sang legenda keluarga Wijaya yang ditakuti—untuk menjadi nyonya besar dan menghancurkan mereka semua dari dalam.
Modern LicikMiliarderPernikahan kontrak
Unduh Buku di App

Terik matahari serta hembusan anginya terasa begitu panas, Erwin seorang perwira polisi sedang berada di atas sebuah tebing yang cukup curam. Semilir angin membuat rambut pendeknya bergoyang-goyang, matanya melirik ke arah bawah. Ombak pantai terlihat seperti sedang marah, dia hanya menghembuskan napasnya dengan panjang, lalu dia memutar tubuhnya. Kedua tangannya dia rentangkan ke arah samping, sambil memejamkan kedua matanya. Tidak lama dia pun mulai menjatuhkan tubuhnya ke air, di dalam air dia menahan napasnya.

Saat ini dia tidak mempunyai niat untuk berenang ke atas permukaan, tidak lama dia mendengar suara ikan paus yang sedang bernyanyi ini membuat matanya terbuka. Dia melihat ada tiga ikan paus yang besar menghampiri dirinya, tubuhnya saat ini terasah begitu sakit. Dia seolah sedang berada di arena tinju baradu kekuatan, tapi sayangnya ada beberapa orang yang sengaja memegangi tangannya. Sehingga membuat dia tidak bisa bergerak, dia memberontak tapi tidak ada yang menolongnya. Hidungnya sudah mengeluarkan darah, pandangannya sudah terlihat samar. Namun dia masih terus berusaha mengalahkan laki-laki yang sedang beradu tinju dengannya, tangan dan kakinya saat ini mulai memberontak. Suara ikan paus terdengar semakin merdu, saat ini Erwin mengeleng-gelengkan kepalanya. Dia berusaha melihat laki-laki yang sedang beradu tinju dengannya, tapi tidak lama dia melihat ada sebuah cahaya dari arah permukaan yang semakin mendekatinya. Sekarang dia sudah berubah pikiran, dia tidak ingin mati dan akan berenang ke arah permukaan.

“Ahh,” teriak Erwin dengan terkejut.

Ternyata saat ini dia sedang bermimpi, kepalanya masih terasa sangat sakit akibat pengaruh obat yang dia komsumsi semalam. Dering ponselnya terdengar sangat menganggu, membuat dirinya menjadi sangat kesal. Dia berusaha beranjak dari tempat tidurnya, bersiap untuk pergi bekerja.

“Ahh, ini sangat menyebalkan. Aku sangat tidak menyukainya,” umpatnya yang terlihat marah tanpa sebab yang pasti.

Saat ini Erwin baru saja selesai mandi, rambut basahnya masih dia keringkan mengunakan sebuah handuk. Dia membuka pintu kulkas di rumahnya, meraih satu botol air mineral lalu menenguk semuanya dalam satu kali tegukkan. Dia juga melihat ke arah lainnya, mencari apakah ada sesuatu yang mungkin bisa di makan. Namun sayangnya kulkas yang dia punya hanya berisi minuman saja, ini membuat dirinya semakin kesal.

“Ah, jika seperti ini terus aku bisa mati mudah. Sangat tidak menguntungkan, aku menampungnya di rumahku dan inilah yang aku dapatkan. Sangat menyebalkan, sepertinya aku harus mendengarkan kata-kata orang kuno. Terkadang aku juga harus menjadi seorang monster agar bisa hidup dengan tenang,” umpat Erwin masih dengan raut wajah emosi.

Saat ini Ewin kembali berjalan memasuki kamarnya, dia mencari pakaian untuk dia pakai. Tapi lagi-lagi dia terlihat sangat kesal, jas hitam kesayangannya entah bagaimana tiba-tiba saja sudah hilang dari lemarinya. Saat ini dia tahu, hanya ada satu orang yang dapat dia jadikan tersangka. Dengan emosi dia langsung meraih ponselnya, lalu menghubungi seseorang.

‘Hei apakah kamu tidak tahu malu, kamu menumpang di rumahku dan kamu bersikap seenaknya saja. Kamu menghabiskan makananku dan sekarang jas kesayanganku juga menghilang, katakan di mana kamu menaruhnya. Jangan bilang saat ini jas itu berada bersama dengan kamu?” bentak Erwin kepada pria yang dia hubungi saat ini.

Baca Sekarang
Less Than Evil

Less Than Evil

sitifatimahwulanda50
Hidup itu harus pintar untuk menjilat, seseorang yang pandai dalam mencari muka. Dia akan mendapatkan posisi yang bagus, juga pekercaan dari orang lain. Dunia kehidupan hanya penuh dengan peperangan, mereka yang paling pandai melepas serta memakai topek. Mereka adalah orang yang akan bertahan sampai
Adventure R18+KriminalPengkhianatanPerangkapPolisiLicikPria SejatiMiliarderTempat kerja
Unduh Buku di App
TimeLess Wattpad IndonesiaTimeLess novel gratis tanpa aplikasiDownload TimeLess novel PDF Google DriveTimeLess gratis tanpa beli koin dan offline
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

TimeLess

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan TimeLess di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang TimeLess Wattpad Indonesia,TimeLess novel gratis tanpa aplikasi,Download TimeLess novel PDF Google Drive.