searchIcon closeIcon
Batalkan
Beranda / Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas

Pemuas Menantu dan Besan

Pemuas Menantu dan Besan

Citra Cinta
PENUH KEJUTAN ENDING TAK TERDUGA. Khusus bagi mereka yang sudah pernah atau masih memiliki mertua atau menantu
Romantis R18+KeluargaPengkhianatanCinta segitigaBudak seksual
Unduh Buku di App

Bagaskara Dharma, pria gagah berusia 59 tahun, biasa disapa Pak Bagas atau Mayor Bagas, melangkah keluar dari rumahnya, menghirup udara yang masih segar. Embun sudah tidak ada yang menempel di dedaunan. Di tangannya, sebuah senapan angin tergenggam santai, bukan untuk berburu sungguhan, hanya untuk mengisi waktu dengan sedikit keisengan.

Ia berjalan pelan, matanya menyapu ke sekeliling. Pepohonan rindang berdiri kokoh, suara burung-burung bernyanyi di antara dahan-dahan tinggi. Cahaya matahari menembus sela-sela daun, menciptakan pola bayangan yang bergerak pelan di tanah.

Pak Bagas mengangkat senapannya, membidik sebuah ranting kering di kejauhan. Ia menarik napas, menahan selama beberapa detik, lalu menarik pelatuk.

Pletak!

Ranting itu patah dan jatuh ke tanah. Ia menyeringai kecil, menikmati kepuasan sederhana dari tembakannya yang tepat sasaran.

Ia melanjutkan langkahnya, melihat seekor tupai kecil di cabang pohon, ekornya bergerak-gerak, sontak matanya menatapnya penuh waspada. Pak Bagas tersenyum, menurunkan senapannya. Ia bukan pemburu, dan pagi ini ia pergi bukan untuk membunuh.

Angin berembus pelan, membawa aroma rumput dan dedaunan. Pak Bagas terus berjalan, menikmati ketenangan limgkungannya, di antara alam yang hanya membalas keisengannya dengan bisikan lembut pepohonan.

Pak Bagas melangkah lebih jauh hingga tiba di tepian sungai kecil yang membelah hutan. Airnya jernih, mengalir tenang dengan suara gemericik yang menenangkan. Ia baru saja hendak duduk di atas batu besar, menikmati hari yang damai, ketika matanya menangkap sesuatu di seberang.

Seketika, tubuhnya menegang.

Di bawah rimbunnya dedaunan, tersembunyi dari jalur utama, ada sepasang manusia yang sedang melakukan sesuatu yang sangat mencurigan. Bersetubuh. Gerakan mereka begitu alami, liar namun intim, seakan dunia hanya milik mereka berdua. Kulit mereka berkilau oleh pantulan cahaya matahari yang menyelinap di antara ranting-ranting.

Gelombang kecil di permukaan air menunjukkan bahwa mereka mungkin sempat bermain di sungai sebelum semuanya berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih mendebarkan.

Pak Bagas tetap diam, bukan karena takut ketahuan, tapi lebih karena pemandangan ini begitu mengejutkan dan tak terduga. Ia bahkan tidak tahu siapa mereka, dari mana mereka datang. Apakah sepasang kekasih yang sengaja mencari ketenangan di alam? Atau mungkin pasangan terlarang yang memanfaatkan kesunyian tempat ini untuk melampiaskan hasrat?

Ia menelan ludah, tiba-tiba merasa seperti penyusup di sebuah adegan yang seharusnya bukan untuk matanya. Jari-jarinya menggenggam senapan angin lebih erat, bukan karena gelisah, tapi lebih karena dorongan naluriah sebagai Purnawirawan TNI alias Pensiunan Tentara untuk tetap siaga.

Pak Bagas menahan napas sejenak, lalu melangkah lebih dekat, berusaha tidak menimbulkan suara di antara semak-semak. Daun-daun kering di bawah kakinya sedikit berdesir, tapi suara gemericik air dan desahan halus dari pasangan di seberang tampaknya lebih mendominasi.

Dari celah dedaunan, ia mengintip, mencoba mengenali wajah mereka. Namun, masih belum terlihat jelas wajahnya.

Lelakinya tampak kekar, dengan rambut sedikit gondrong yang tergerai di bahunya, sementara perempuan itu memiliki tubuh ramping dengan kulit kecokelatan yang berkilau oleh sinar matahari. Sepertinya mereka bukan orang-orang yang pernah ia temui di kota sekitar.

Jantung Pak Bagas berdetak lebih cepat, bukan karena terangsang, tapi karena perasaan aneh yang menyusup dalam dirinya. Ada sesuatu yang begitu liar dan primitif dalam cara mereka bersetubuh, seakan mereka bagian dari alam itu sendiri, tanpa beban, tanpa peduli apakah ada orang lain yang akan melihat segala tindakan tak pantasnya.

Pak Bagas bisa saja berbalik pergi, meninggalkan mereka dengan privasi yang seharusnya tetap terjaga. Tapi nalurinya berkata lain. Entah mengapa, ia tetap berdiri di sana, mengamati dalam diam.

Pak Bagas masih berdiri di balik semak-semak, napasnya tertahan saat menyaksikan bagaimana pasangan itu larut dalam dunianya sendiri. Ada sesuatu yang ganjil dalam perasaannya, bukan sekadar rasa bersalah karena mengintip, melainkan sesuatu yang lebih primitif.

Matanya mengikuti gerakan mereka. Cara lelaki itu menyusuri lekuk tubuh pasangannya dengan penuh penghayatan, sementara perempuan itu menengadah, seolah menyerahkan diri sepenuhnya. Mereka begitu alami, seakan alam ini memang milik mereka. Pak Bagas berusaha memperhatikan wajah mereka, namun masih belum jelas.

Namun, tiba-tiba, sesuatu membuat bulu kuduk Pak Bagas meremang. Dari balik punggung lelaki itu, ia melihat sekelebat bayangan bergerak di antara pepohonan. Seperti mata yang mengintai. Sepertinya bukan hanya dia yang menyaksikan adegan ini. Ada orang lain di luar sana.

Pak Bagas segera merapatkan tubuhnya ke batang pohon, matanya menyipit, mencoba menelusuri siapa atau apa yang mengawasi dari kejauhan. Sensasi mencekam mengusik gairah yang sempat hadir, dan kini, ia lebih fokus pada satu hal-apakah pasangan itu dalam bahaya? Ataukah justru dirinya yang harus bersiap menghadapi sesuatu?

Pak Bagas masih menempel di batang pohon, napasnya berusaha dikendalikan. Dari celah dedaunan, ia kembali mengintip ke arah pasangan paruh baya yang masih tenggelam dalam pusaran gairah. Sang wanita menggeliat dalam pelukan pasangannya, jemarinya mencengkeram rerumputan, sementara bibirnya merekah, mengerang dalam kenikmatan yang semakin memuncak.

"Mas Badriiiii... ahh... Mas Badriii..."

Jantung Pak Bagas berdegup keras. Tubuhnya menegang seketika.

Nama itu menggema di udara, menyusup ke dalam kepalanya seperti sesuatu yang tak terduga. Matanya menatap lekat wajah perempuan itu, bukan nama yang dia ingat namun samar-samar, merasa sangat familiar dengan suara itu. Namun, dalam keadaan seperti ini, sulit baginya untuk memastikan.

Setelah sekian menit, pasangan itu akhirnya mencapai puncak. Napas mereka tersengal, gerakan mulai melambat, dan setelah beberapa saat, mereka pun mulai berbenah. Dengan gerakan santai, pria itu menarik celananya, sementara sang wanita merapikan rambut dan mengenakan pakaiannya kembali, lengkap dengan kerudungnya.

Namun, rasa penasaran Pak Bagas terlalu kuat.

Ia melangkah keluar dari persembunyiannya.

Ranting kering yang terinjak di bawah kakinya berbunyi nyaring. Pasangan itu sontak menoleh, mata mereka membelalak begitu melihat sosok pria yang tiba-tiba muncul dari balik pepohonan-dengan senapan angin di tangannya.

"W-Who the hell-" si pria terkejut, langkahnya mundur waspada.

Sang wanita juga terdiam, wajahnya memucat saat mengenali siapa yang berdiri di hadapannya.

Baca Sekarang
Ipar Tercinta

Ipar Tercinta

LucioLucas
"Dira, teteh titip anak teteh sama kamu", ucapnya terdengar seperti merintih. "Teteh jangan bilang gitu, teteh harus sembuh", "Teteh mau kamu gantiin teteh jadi Bunda dari anak teteh, kamu mau nikah sama Wira?" ucapnya begitu tiba-tiba. Diraya Paramitha, gadis muda yang harus dihadapkan pada kondisi kehilangan dan harus mengambil alih tanggung jawab besar atas hidup sang keponakan dan Wira Dharmawan, ayah sang bayi. Akankah Sang Pemilik Cinta membukakan hati keduanya, ataukah hanya pernikahan atas nama kewajiban yang akan keduanya jalani.
Romantis R18+KeluargaPerjodohanUrban
Unduh Buku di App
Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku

Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku

Indah Ratna
Menjadi istri yang diterima baik di keluarga suami adalah impian semua wanita, termasuk aku. Namun ternyata aku tak seberuntung itu. Bukan kebahagiaan yang kudapat, aku malah dihadapkan dengan ipar dan mertua yang licik dan kejam Bukan aku tidak bersyukur karena menjadi menantu dari keluarga yang b
Modern KeluargaCerita MenegangkanFantasiMata duitanBalas dendamCEOLicikBeruntungUrbanTempat kerja
Unduh Buku di App
Keangkuhan dan Kesombongan

Keangkuhan dan Kesombongan

WHS Production
Di sebuah desa kecil di Jawa pada awal abad ke-19, hiduplah seorang gadis muda yang cerdas dan berjiwa teguh bernama Anisa. Anisa tinggal bersama keluarganya yang sederhana dan menjalani hidup dengan penuh semangat. Ketika seorang pemuda kaya dari kota, Raditya, pindah ke desa mereka, ia menarik per
Adventure ParanormalCerita MenegangkanPerjodohanBalas dendamBudak seksualDokterLicikJenius
Unduh Buku di App
KUBALAS SAKIT HATIKU

KUBALAS SAKIT HATIKU

Rara Qumaira
Kienan dan Akbar sudah menikah selama lima tahun dan belum dikarunia keturunan. Saat Kienan mendapati dirinya tengah hamil,dia harus menerima kenyataan bahwa sang suami tengah berselingkuh. Yang lebih menyakitkan lagi, wanita tersebut tengah hamil besar. Perusahan keluarganya yang dipercayakan kep
Romantis R18+MenegangkanPengkhianatanPerceraianCEOLicikPria Sejati
Unduh Buku di App
Kubeli Kesombongan, Gundik Suamiku

Kubeli Kesombongan, Gundik Suamiku

yunitaindrynt
Keysa, istri dari seorang abdi negara yang merangkap sekaligus berprofesi sebagai dosen serta influencer, harus menghadapi seorang wanita kaya raya dengan tajuk 'crazy rich' diduga sebagai selingkuhan suaminya. Risa yang sombong, berhasil membuat Keysa bangkit menjadi semakin tangguh. Bagaimana kisa
Romantis MenegangkanBalas dendamHubungan rahasiaSelebritiLicikMenarik
Unduh Buku di App
Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu

Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu

Silla Defaline
Aku kaget ketika mengetahui jika Arza, suamiku memiliki hubungan khusus dengan Zorah. Padahal selama ini akulah yang menanggung biaya hidup Zorah, istri mendiang kakakku tersebut.Beginikah cara Zorah membalasku? Aku tak akan diam. Akan kupersembahkan kejutan demi kejutan untuk dua pengkhianat ini.
Adventure KeluargaPengkhianatan
Unduh Buku di App
KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN

KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN

Pecinta Pena
Sahira adalah seorang wanita baik hati yang dikhianati suaminya, ia sama sekali tidak menyangka kalau akan menemukan suaminya yang sedang berhubungan intim dengan wanita yang ternyata adalah sahabatnya sendiri, hingga dalam sekejap ia merasa kalau dunianya hancur saat itu juga... Akankah Sahira mend
Modern R18+KeluargaPengkhianatanBalas dendamCEOBeruntungMiliarder
Unduh Buku di App
Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah

Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah

Mahesa
"Aku mencintaimu sedalam samudera meski aku tak tahu bagaimana cara mengukur dalamnya." [Zivanna Yahya] "Cukup mencintaiku di atas permukaannya saja jika kau tak ingin terluka lebih dalam." [Rio Wibisono] "Dosa yang paling terindah untukku adalah saat mencintai milik orang lain dan aku ingin mem
Romantis R18+PengkhianatanBalas dendam
Unduh Buku di App
Kubuat Kamu dan Selingkuhanmu Menyesal

Kubuat Kamu dan Selingkuhanmu Menyesal

Hasibuan Official
Tipisnya iman seorang pria membuat dirinya tidak pandai bersyukur. Aryo telah menyia-nyiakan Santi, istrinya yang menemani Aryo sukses sampai ke tahap ini. Namun, Matanya tidak berkedip kalau melihat perempuan seksi dan bergelayut manja di depannya. Apakah dia bisa bertahan pada satu wanita? Atau di
Fantasi R18+KeluargaFantasiPengkhianatanPerceraianImutLicikMenarik
Unduh Buku di App
Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas Wattpad IndonesiaKubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas novel gratis tanpa aplikasiDownload Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas novel PDF Google DriveKubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas Wattpad Indonesia,Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas novel gratis tanpa aplikasi,Download Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas novel PDF Google Drive.