icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gairah Liar Tante

Bab 3 Part 3

Jumlah Kata:1003    |    Dirilis Pada: 17/06/2022

rt

Les

asa menyentuh dan menjalari tubuhku, desah nafas

herku, Aku menggeliat geli, merasakan jilatan li

makhluk yang semakin inten

yah! Aku ma

ih itu kembali mengendus pipiku. Kali ini endusa

akan apa, Bla

k berbulu yang berumur sekitar satu tahun itu mala

kannya, kucing jantan persilangan persia kampung itu

kan," ujarku seolah tau ar

riakan di luar terdengar

ri minggu yang kukira menyenangkan, membaha

s! Jo

dor-

n pintu beritme cepat yang membuatku semakin emosi kare

ang, dengan sedikit menghentak dan m

pa sih

a saat melihat Tante Sarah berdiri di sa

au caranya, biasanya dulu pembantu yang ngerjai

Biasanya kan Kamu yang gant

ces lama-lama liatin wajah tante yang serupa dengan artis Sarah Azhari itu.

. Makanya cepat karao

g tutup pintu, cuma rumah ini yang buka," mata Tante Sarah seketika mere

awabku

li berbinar. Aku menangkap per

hnya saat Aku ingin melangkah keluar. Ku lihat angg

si bergoyang seiring langkahnya yang terasa menghentak. Daster biru yang Ia pakai maki

ami tiba di depan pintu rumahnya. Dengan lincah tanganny

ie

e Sarah melenggang nadia dul

sepi di jam-jam seperti ini. Aku begitu

emberiku kesempatan untuk istirahat dan maka

skannya pelan saat mengikuti langkah

anyanya saat kami su

pelan. "Saya ga

e?" tanyaku. Aku tak ingin berlama-la

dah liat cowok ganteng, Tante bisa lup

tapi Aku berlagak cuek. Padahal saat ini ju

a, Tante c

uk dan mencari sesuatu

the fu

mat* untuknya. Rugi, tentu saja rugi lelaki yang menyia-nyiakan

lusnya yang seksi terekspose sempurna dan hanya meninggalkan be

tag

sembarang arah. Bisa gawat jika berlama

erti kesusahan menarik benda bulat

nya dan meraih bend

ima kasi

membantu seperti Kamu, Tante yakin, rumah tan

ceritanya. Namun, detik berikutnya, Aku hanya mengulas seny

k-

rjaanku selesai, mengibas debu yang semp

as..

ak kami hanya beberapa senti. Bukan menolak,

begitu tersudut dan tak mampu menghindar s

nte," l

mau ngapa-ngapain

u mematung, saat wajahnya kian mendekat dan napasnya teras

u bisa lebih leluasa menatap wajahnya yang ternyata tanpa jerawat dan mulus, dengan

i. Menyisakan debaran jantung dan peluh yang mengucur deras. Sungguh mere

menunjukkan sesuatu yang nampak seperti sawang lab

dulu," tanganku kemudian menyisir ram

atmu mengucur deras dan waj

uh, jika berlama-lama berada di sini, jiwa perjakaku akan meron

a berbalik dan perlahan melangkah me

onas! t

ya. Saat ku hentikan langkahku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka