icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Terpaksa Menikahi Tetangga

Terpaksa Menikahi Tetangga

icon

Bab 1 Part 1

Jumlah Kata:2535    |    Dirilis Pada: 27/09/2021

us sama pacar. Eh ralat, maksudnya mantan pacar. Ketika kesetiaan telah terkhianati, ya jalan satu-satunya adalah putus. Putus da

mengatakan cinta pada pasangannya hampir di setiap harinya, namun gemar juga melirik

diriku yang waktu itu dibutakan oleh cinta. Andai saja aku dulu tak tertarik akan pesonanya, tak akan aku menjatuhkan hatiku untuknya. Dengan begitu pasti

asti ada lah sedikit saja rasa sedih di hati. Meski dari kemarin setelah putus, aku tak sedikit pun meneteskan air mata. Bingung? Ya ... aku juga. Bingung pada dir

uku favoritku. Setelah tragedi putus hubungan, aku langsung pergi ke toko buku. Nggak ada drama air mata yang mengalir di pipi sela

an ini hari Minggu, jadi sangatlah tepat waktunya untuk bermalas-malasan. Apalagi

tok ..

etuk pintu sambil me

ri ini kalau aku sedang tak menstruasi. Tapi karena Mama tahu aku lagi mens, maka beliau bar

akku yang masih tak mau mengalihkan pa

eluar?" Dih, mama kayak nggak t

ri ini kan li

mama di dapur, eh malah males-malesan." Nah ... setiap pa

m tak jelas. Maafkan anakmu y

ntu kamarku. Kalau belum dibukain, ya gitu, pan

anya pemborosan. Setelah itu pasti novelnya disita. Tersebab itu aku harus pintar-pintar menyembunyikan novel yang dengan susah payah aku beli dengan mengumpulkan sisa uang jajan

a. Terpampang jelas Mama yang sedang berdiri di depan pintu sambil ber

r di hadapan Mama, tidak ta

u dengan bibir yang sengaja dibuat-buat

sama Mama," ucapku de

ah sholat subuh, langsung bantuin mama di dapur," ucap Ma

ncoba melepaskan tangan Mama dari te

tanganku untuk membekapnya. Biarin lah kalau dikatain kurang ajar.

an anakmu yang ku

tetangga, Mama mau nyaingin Mamah Dedeh, hehe ...."

dekapkan tangannya di da

ambil ha

mbek dong, nanti cantiknya ilang lagi," ucapku sambi

os. Pertanda mode nga

ntik nanti papa ber

na aku tahu banget kalau Papa adalah laki-laki

sih ber

ya Papa, yang bisa bikin Papa klepek-klepek, apalagi kalau pas Mam

berhasil. Artinya Mama nggak ngambek lagi,

encubit pelan lengan tanganku dengan s

nya hilang. Mama kan paling suka digoda

kalau Papa lihat pasti tambah-tambah jatuh cinta yang kes

Papa." Tiba-tiba Papa datang. Sepertinya papa h

u Pa, suka ghibahi

o, ngomongin oran

atuh cinta sama Papa?" kataku menggoda kedua orang tuaku yang

gimana ke Mama, Key?" Papa m

.. rahasia

mau ngasih tahu ke p

keh melihat tingkahku yang masih seperti kanak-kanak, padahal usia

ah siang nih, nanti kan kita mau date

dulu ya." Papa berlalu setela

agi udah lihat

oleh iri sama kero

riska mau ada acar

lau Rey itu mau n

masaknya yang tadi sempat tertunda karena drama me

bener aja," ucapku sambil

kalau Rey mau nikah?" Mama ber

k Mama kalau lagi kumpul sama para ibu-ibu tetangga," jawabku sambil duduk di kurs

ng, pinter, sekarang udah punya pekerjaan tetap lagi. Perempuan mana coba

lau belum punya pekerjaan kayak dia, terus bukannya nggak ada yang mau sama Key, tapi karena saking cantiknya Key

iterima kan lumayan kamu bisa secepatnya menikah

ih dua satu, kalau Rey kan udah tu

l-embel kalau nyebut dia, pake kak, mas, atau

" jawab

ini, ntar keburu telat lho, k

isuruh buat ban

ak j

🍓🍓🍓

ksa dan diseret sama Mama, jadi mau tidak mau akhirnya aku ikut juga. Nggak enak juga sih sama Tante Mariska, kalau aku ng

an si Rey memang diselenggarakan di rumahnya. Nggak tahu kenapa, padahal setah

lam rumah yang sedari tadi sudah banyak orang. Mulai dari para tetangga dan mungkin keraba

menghampiri tante Mariska yang terlihat sedan

ska pun tersenyum, dan menyudahi in

etelahnya ia juga menyalamiku, kemudian memelukku hangat. Tak lupa juga ia mencium kening dan pipiku, hal yang

rumah hadap-hadapan kita nggak dateng,

tik banget hari ini, tante jadi berubah pikiran buat nggak j

hari," ucapku sambil memamerkan senyuman termanis ya

i jadinya sama kamu aja, habisnya kamu cantik banget sih, kan tan

! ogah banget, Big NO ya. Dari pada sama Rey, mending aku

enggelengkan kepala, mengenyakkan

g-geleng gitu?" ta

te," jawabku sambil memper

g suka mendadak konsl

sih? Tega banget anak s

ska pun terus berlanjut, sesekali aku juga ikut

atang, otomatis tante Mariska pun pam

diadakan pukul sembilan nanti. Masih ada satu jam-an lah buat nunggu acara. Mama sama Papa memang senga

bukan di tempat pengantin putri, jawabnya katanya ini memang kemauannya calon p

temanku sekaligus tetangga, yang kini sedang berad

an aja itu kue," ucapku dari balik pungg

aku kagetin. "Dasar Lo, Key, ngagetin a

i acaranya, udah

juga mau kan Key?" A

l sebenarnya juga pengen

ungkin menolak kue-kue ini, ni cobain." Difi menyuapkan pot

ah." Aku mengambil piring kemudian mengis

di ngomongin g

n Difi beranjak mencari tempat duduk yang pas buat mak

enuju tante Mariska. Sepertinya ada hal genting yang mau diutarakan. Rey kemudian meng

iska terlihat gelisah, dan sesekali pandangannya menyisir seluruh ruangan. Sepertinya ia tengah m

liatan seneng ini malah keliatan frust

n pandangan ke kue yang sedang aku makan. Rey masuk kembali ke da

ikan dari sini, sesekali menimpali ucapan Difi. Entah apa yang dibicarakan

ka, dan mungkin memberi solusi. Maklum mereka

i menyisir pandang ke segala penjuru, dan tibalah saatnya ia melihatku di sini yang sedang menyantap kue. Duh, jadi ketahuan kan,

yumnya masih terkembang. Jangan-jangan dia mau negur aku sa

di kumakan pun heran dengan sikap tante Mariska yang tiba-tiba menyuruhku

takut kalau-kalau tante Mariska mem

mu udah setuju kok." Hah! setuju? S

Aku coba bertanya. Bisa aku d

tante Mariska sudah

ap

enyeretku. Nggak bisanya dia bersikap memaksa seperti i

rsa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka